BPN Bagikan 296 Sertifkat Tanah Gratis di Kelurahan Inauga

Bagikan Bagikan
Penyerahan sertifikat tanah gratis dilakukan secara simbolis di Kelurahan Inauga.(Foto-Salma)
SAPA (TIMIKA) - 296 sertifikat tanah gratis dibagikan oleh Badan Pertanahan Negara (BPN) kepada masyarakat di Kelurahan Inauga, Distrik Wania. Di mana, pembagian sertifikat ini merupakan program pemerintah hingga tahun 2025 mendatang.

Pembagian tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Distrik Wania, Leonard Kareth, kepada salah satu tokoh agama, Pendeta Thomas Rombe, Selasa (4/9), bertempat di Kantor Kelurahan Inauga, Sempan.

Leonard Kareth dalam sambutannya sebelum kegiatan pembagian sertifikat tanah, mengatakan, selama ini pemerintah menurutnya sudah memberikan banyak keberpihakan kepada masyarakat. Untuk itu, masyarakat diminta memanfaatkan program yang sudah berjalan tersebut.

“Untuk Distrik Wania, ini adalah kampung kedua yang sudah diserahkan. Sabtu (1/9) lalu di Kampung Nawaripi,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Kelurahan Inauga, Yance Kristian Buinei, mengatakan bahwa program pemerintah ini sangat penting untuk diikuti. Sehingga, ia berpesan agar informasi dari program ini bisa sampai ke masyarakat lainnya.

“Terkhusus masyarakat putra daerah, agar dapat mengikuti pula program pembagian sertifikat gratis dengan berusaha,” kata Yance.

Sementara itu, Kepala Seksi Hubungan dan Hukum pada BPN Kabupaten Mimika, Pieter Y. Waromi, mengatakan program pemerintah mengenai pembuatan sertifikat tanah gratis, memang perlu untuk dimanfaatkan.  Hal itu agar seluruh bidang tanah milik masyarakat secepatnya memiliki legalitas hukum berupa sertifikat.

“Penyerahan sertifikat kepada masyarakat di Inauga ini merupakan kelanjutan dari program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ) 2017. Ada 296 pengajuan, dan target kami sekitar 10 ribu pembagian sertifikat tanah dilakukan pada tahun 2018 ini. Tapi, harus bayar PBB (Pajak Bumi dan Bangunan), karena itu wajib. Mereka (masyarakat) juga harus buat surat pernyataan,” kata Pieter saat ditemui disela-sela kegiatan pembagian sertifikat tanah gratis.

Pembagian sertifikat tanah secara gratis sekaligus mendukung program PTSL. Di mana, pada tahun-tahun mendatang diharapkan seluruh tanah khususnya di Kabupaten Mimika dapat terpetakan, baik tanah kosong dan tanah dengan sertifikat.

Kendati demikian, kata Pieter, program tersebut berbeda dengan Program Nasional (Prona) yang sebelumnya pernah dilakukan. Untuk program Prona, pihaknya hanya melakukan pengukuran terhadap tanah atau lahan yang belum bersertifikat, kemudian dibuatkan suatu peta. Namun untuk PTSL, pihaknya melakukan pengukuran seluruh lahan, baik yang sudah bersertifikat maupun yang belum. Selanjutnya akan dibuatkan peta lengkap.

“Di program PTSL ini, pemohon atau masyarakat tidak dikenakan biaya, tapi hanya menempelkan materai dan membayar PBB sebagai pajak kepemilikan tanah. Dengan melakukan program ini maka semua data ada di BPN. Diharapkan nantinya seluruh tanah di Kabupaten Mimika khususnya dapat terpetakan, dimana tanah kosong dan tanah dengan sertifikat,” harapnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment