Dewan Sebut Defisit Anggaran Baru Terjadi di Kepemimpinan Eltinus Omaleng

Bagikan Bagikan
Anggota DPRD Mimika, Karel Gwijangge.(Foto-Salma) 
SAPA (TIMIKA) - Anggota DPRD Mimika, Karel Gwijangge menyebutkan adanya defisit anggaran di Kabupaten Mimika baru terjadi di masa kepemimpinan Bupati Eltinus Omaleng.

“Kondisi ini baru pertama kali terjadi di Kabupaten Mimika saat dijabat oleh Bupati Eltinus Omaleng. Kita mengalami defisit yang luar biasa, sehingga kas daerah kosong. Tidak tahu utang-utang yang menyebabkan defisit anggaran itu di pakai buat apa,” ujarnya belum lama ini ketika ditemui awak media di Gedung DPRD Mimika.

Timbulnya hutang tersebut, kata Karel, terjadi karena Pemkab Mimika melakukan pembahasan APBD tahun 2017, menggunakan Peraturan Bupati (Perbup) sehingga anggaran tidak bisa digunakan secara maksimal dan dibatasi.

“Dalam peraturan Kementrian, memang boleh membahasnya menggunakan Perbup. Hanya saja, ketika Pemda paksakan kegiatan fisik, dan mengalami kendala transfer dana, itu tidak bisa,” katanya.

Ia mengungkapkan, untuk pembahasan APBD 2018, hanya sebuah asumsi lantaran banyak program yang tidak berjalan akibat tidak ada dana untuk menjalankan program tersebut. Menurutnya Pemkab Mimika selama ini tidak transparan terhadap kondisi keuangan daerah.

“APBD 2018 hanya di gunakan untuk membayar utang daerah saja sehingga pembangunan tidak bisa berjalan dengan baik dan maksimal. Hampir semua kegiatan tidak jalan, kita mau kunjungan kemana-mana tidak bisa, mau paripurna saja tidak bisa. Mau bahas Bapemperda dan Peratuaran Daerah juga tidak bisa karena tidak ada anggaran,”ungkapnya.(Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment