Kodim 1710 Bersama Kelompok Tani dan Distanbun Lakukan Tanam Padi

Bagikan Bagikan
Penanaman Padi oleh Kodim 1710 Mimika bersama Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Mimika di Kampung
Limau Asri SP 5.(Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) – Komando Distrik Militer (Kodim) 1710 Mimika bersama kelompok tani, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Mimika, melakukan penanaman padi diatas lahan seluas 15 hektar yang terletak di lahan persawahan, Kampung Limau Asri SP5, Distrik Iwaka, Kamis (6/9). Kegiatan ini dalam rangka mendukung Pemerintah pada program ketahanan pangan, untuk mensejahterakan masyarkat dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Penanaman padi dipimpin langsung oleh Dandim 1710/Mimika Letkol INF Pio L Nainggolan, SE, M.Tr Han, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Mimika, Yohana Paliling, Kasdim 1710 Mayor Inf Fahmi Haris, Danramil Kodim 1710-03/Kuala Kencana Kapten INF Hasim Hutabarat, Danramil Kodim 1710-01/Kokonao Kapten INF Rustam Pauwah, Pasiter Kodim 1710 Lettu INF Ahmad Zaini, personil Kodim 1710 serta anggota kelompok Manunggal Jaya

Dandim 1710, Letkol Inf Pio L Nainggolan mengatakan, pihaknya mendukung upaya Pemerintah Daerah (Pemda) dalam rangka menunjang ketahanan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat, seperti visi dan misinya selama menjabat, yakni pendekatan kesejahteraan dan keamanan. 

“Kegiatan ini juga merupakan kegiatan yang mendukung program pemerintah dalam mempertahankan kondisi sosial dan ketahanan pangan. Penanaman ini bagian dari program ketahanan pangan  karena TNI sudah bekerjasama dengan Kementrian Pertanian. Ketahanan pangan sendiri adalah suatu keharusan tanggung jawab kita semua,” ujarnya ketika ditemui wartawan usai melakukan penanaman padi.

Dia menambahkan, untuk mewujudkan swasembada pangan itu sendiri, maka diperlukan dukungan seperti menanam pagi. Sehingga diharapkan kepada Pemda agar dapat memberikan bimbingan dan arahan pada para petani, agar hasil pertanian bisa lebih baik serta meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Mari kita ubah pesimis menjadi optimisme, dengan kerja sama yang baik dari semua pihak terkhusus masyarakat untuk terlibat secara langsung. Saya cukup bangga melihat hamparan lahan sawah yang cukup luas dengan begini diharapkan akan menunjang program nasional khususnya program ketahanan pangan. Kedepan saya berharap kepada kepala Dinas untuk memberikan bimbingan dan arahan kepada para petani agar bisa bertani dengan lebih baik lagi untuk meningkatkan perekonomian warga,” ujar Dandim.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Yohana Paliling mengatakan,  luas lahan yang akan ditanami kali ini sebesar 50 Hektar dengan beih padi yang sudah disiapkan dan sistem mandiri, juga menggunakan alat tanam padi yang tersedia. 
Lahan persawahan di Kampung Limau Asri, SP 5.(Foto-Salma)
Luas bahan baku ada 50 Hektar, dan padi yang ditanam kali ini baru sekitar 15 Hektar. Sebagian lahannya masih dibersihkan dan siap tanam. Karena keterbatasan tenaga, maka harapan kami untuk bisa menaman serentak tidak bisa, sehingga diarea ini akan dilakukan dua sampai tiga kali tanam,” ujarnya.

Ia mengungkapkan ada beberapa hal yang menjadi kendala untuk mendapatkan hasil panen yang akan didapat, diantaranya hama dan tenaga kerja yang kurang dikarenakan sebagian masyarakat banyak yang beralih profesi mencari pekerjaan selain menjadi petani.

 “Kami dan Dandim membantu memfasilitasi, selebihnya petani itu sendiri yang harus aktif. Sehingga petani kita bisa semakin sukses dan memberikan perbaikan di ekonomi rumah tangga,” ujar Yohana.

Ia pun menambahkan, ada upaya  peningkatan saluran irigasi dan jalan masuk ke lokasi persawahan karena irigasi yang dibangun oleh instansi lain tidak bisa digunakan oleh warga.

“Kedepan dengan kehadiran bapak Dandim dilokasi ini bisa berkoodinasi dengan pihak -pihak terkait agar kedepannya apabila ada pembangunan ataupun pembuatan sarana prasarana untuk petani bisa tepat sasaran,” harap Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Mimika, Yohana Paliling itu. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment