KPPPA dan Liptek Kerja Sama Profilkan Perempuan-Anak Papua

Bagikan Bagikan
Menteri PPPA, Yohana Susana Yembise.(Foto-Antara) 

SAPA (JAKARTA) - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak(PPPA) menjalin kerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Liptek) Papua untuk menyusun profil perempuan dan anak di Provinsi setempat.

"Kami sepakat mengadakan kerja sama dengan Liptek Papua dalam rangka pemetaan kondisi perempuan dan anak di wilayah pegunungan, pesisir, perkotaan dan perdesaan di Provinsi Papua," kata Menteri PPPA, Yohana Susana Yembise melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (4/9).

Yohana mengatakan kerja sama penelitian itu diperlukan karena belum ada data spesifik yang dapat menunjukkan kondisi riil perempuan dan anak di Papua. Nota kesepahaman kerja sama tersebut ditandatangani di Jayapura, Selasa.

Hasil penelitian akan dipakai sebagai referensi yang bersifat ilmiah dalam rangka membuat kebijakan-kebijakan untuk pembangunan perempuan dan pemenuhan hak anak di Papua.

"Ini momentum strategis dan bersejarah. Papua bisa membuat potret profil perempuan dan anak. Gambaran indeks pembangunan gender di tanah Papua juga akan terlihat," katanya.

Yohana mengatakan selama ini belum ada gambaran pasti terkait kondisi perempuan dan anak di Papua yang berdasarkan data. Hal itu cukup menyulitkan pemerintah, terutama dalam merencanakan penyelenggaraan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang tepat untuk diterapkan.

Kondisi perempuan dan anak di Papua yang dilihat dari segi geografis maupun lingkup sosial juga memerlukan perhatian lebih karena tingkat kerentanan mereka masih tinggi. Paparan kekerasan terhadap perempuan dan anak Papua juga masih cukup tinggi. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment