MUSA Siapkan Lima Saksi Fakta dan Satu Saksi Ahli di Sidang MK

Bagikan Bagikan
Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Mimika nomor 3, Wilhelmus Pigai dan Athanasius Allo Rafra (MUSA).(Foto-Dok) 

SAPA (TIMIKA) – Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Mimika nomor 3, Wilhelmus Pigai dan Athanasius Allo Rafra (MUSA) mengatakan sudah menyiapkan lima saksi fakta dan satu saksi ahli menghadapi sidang Sengkeda Hasil Perhitungan Suara Pilkada Tahun 2018 di Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan digelar Senin (3/9).

“Untuk sidang di MK besok, kami sudah siapkan lima saksi fakta dan satu saksi ahli,” kata Mus Pigai melalui WA ke redaksi Salam Papua, Minggu (2/9).

Mus Pigai menjelaskan, pihaknya akan menyampaikan keterangan tentang Surat Keputusan (SK) untuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) disejumlah distrik yang tidak ada serta sejumlah pelanggaran yang terjadi saat Pilkada hingga penghitungan suara mulai dari TPS hingga pleno di tingkat KPU Mimika.

Menurut Mus Pigai, saksi ahli yang dihadirkan paslon MUSA adalah Bambang Eka Cahya Widodo, merupakan saksi ahli dari pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla di persidangangan sengketa Pilpres tahun 2014 lalu.  Bambang Eka Cahya Widodo adalah dosen tetap yayasan di Jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

“Salah satu petitum dari semua kesaksian kami di MK adalah agar MK mengabulkan permohonan kami dan empat paslon lainnya yakni dilakukan pemungutan suara ulang atau PSU disejumlah distrik yang KPPS-nya tidak memiliki SK,” kata Mus Pigai.

Informasi yang berhasil dihimpun, paslon nomor 1 Petrus Yanwarin dan Alpius Edoway (Petraled), pasangan nomor 2 Robert Waraopea dan Albert Bolang (RnB), pasangan nomor 4 Hans Magal dan Abdul Muis (HAM) dan pasangan nomor 7 Philipus Wakerkwa dan Haji Basri (PhilBas) juga sudah menyiapkan sejumlah saksi fakta dan saksi ahli. Bahkan saksi fakta yang dihadirkan diterbangkan langsung dari Timika ke Jakarta untuk bersaksi di sidang MK.

Sementara itu, tokoh masyarakat Suku Kamoro, Marianus Maknaipeku meminta seluruh masyarakat Mimika, terlebih penggemar, pendukung dan tim pemenangan dari masing-masing Calon Bupati dan Wakil Bupati Mimika Pilkada 2018 agar menghormati proses hukum yang sedang berlangsung di MK.
“Sidang lanjutan untuk gugatan lima paslon di MK akan digelar Senin besok. Saya semua bisa menghormati proses itu. Agendanya masih mendengar keterangan dari saksi-saksi baik dari pemohon dan termohon. Apa pun hasilnya, semua harus menghormati itu, karena siapa pun Bupati dan Wakil Bupati Mimika nantinya, itulah bupati dan wakil bupati kita bersama,” kata Marianus ketika menghubungi Salam Papua melalui handphone, Minggu (2/9).

Marianus meminta kebesaran hati dan kedewasaan berpolitik dari seluruh masyarakat Mimika, terlebih tim pemenang agar menerima hasil sidang di MK dengan lapang dada, dan tidak melakukan tindakan atau aksi apa pun yang membuat Timika menjadi tidak aman, serta mengganggu aktivitas masyarakat.

“Mari mengikuti dan menghormati proses hukum yang sementara berlangsung di MK, apa pun hasilnya nanti, harus diterima dengan lapang dada. Tidak perlu lakukan aksi-aksi yang mengganggu ketertiban umum,” kata Marianus.

Sesuai jawdal yang dikutip langsung dari laman resmi MK, pada Senin, 3 September 2018, MK akan menyidangkan perkara nomor 51/PHP.BUP-XVI/2018, 52/PHP.BUP-XVI/2018, 53/PHP.BUP-XVI/2018, 67/PHP.BUP-XVI/2018 dan 68/PHP.BUP-XVI/2018 (Kab. Mimika) dengan agenda Mendengarkan Keterangan Saksi/Ahli Pemohon, Termohon dan Pihak Terkait. (Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment