Pangdam Resmikan Yonif 764/Iamba Baua Kaimana

Bagikan Bagikan
Pangdam XVIII Kaswari tiba di Kaimana.(Foto-Istimewa)

SAPA (KAIMANA) - Pangdam XVIII/Kasuari Papua Barat Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau meresmikan Batalyon Infanteri 764/Iamba Baua Kaimana, Kamis (27/9).

Pangdam pada kesempatan itu mengatakan, markas batalyon yang berada di Kampung Coa, Kecamatan Kaimana, ini merupakan salah satu satuan tempur Kodam Kasuari.

Yonif 764 ini membawahi lima Kompi Senapan, satu Kompi Bantuan serta satu Kompi Markas.

"Kehadiran TNI di sini diharapkan dapat menciptakan situasi dan kondisi wilayah agar lebih aman serta kondusif. Kita membantu pemerintah daerah untuk memacu pembangunan pada sektor apapun," kata Wayangkau.

Terkait lambang Batalyon Infanteri 764/IB, Pangdam menjelaskan, warna hitam berarti keteguhan, kuning menggambarkan keagamaan, putih yang berarti kesucian, warna merah yang berarti keberanian serta semangat pantang menyerah.

"Gambar burung garuda yang sedang melebarkan kedua sayapnya mengilustrasikan kegagahan dan ketangguhan pada setiap prajurit Yonif 764. Sedangkan anak panah yang dicengkeram oleh burung garuda berarti senjata perang yang digunakan sebagai alat pertahanan diri," katanya.

Sedangkan kata "Iamba Baua" lanjut Joppye memiliki arti garuda pelindung rakyat. Kata tersebut diambil dari Bahasa Suku Mairasi yang sudah disederhanakan.

"Berasal dari kata "Iamba nani dianggem sering" yang berarti Garuda yang melindungi serta menjaga segenap warga masyarakat Kaimana," ujarnya.

Pangdam XVIII/Kasuari berpesan kepada Danyonif 764/IB dan segenap prajurit agar memelihara serta meningkatkan kemampuan secara teknik, taktik dan kesiapan tempur. Setiap prajurit wajib memiliki sifat dan sikap disiplin, pandai dalam perang, menembak, pandai beladiri dan memiliki fisik yang prima.

"Jaga keteguhan, kesucian dan keberanian serta semangat pantang menyerah sesuai dengan lambang Batalyon Infanteri 764/IB. Jaga soliditas, jiwa korsa, kehormatan dan nama baik satuan serta jangan pernah mengeluh pada situasi dan kondisi yang ada," kata Pangdam. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment