Pasokan Listrik di Kokonao Masuk Tahap Pemasangan Jaringan

Bagikan Bagikan
6 Distrik Kokonao.(Foto-Acik)
SAPA (TIMIKA) – Manajer PT PLN Area Timika, Salmon Kareth mengaku saat ini pasokan listrik di Distrik Kokonao telah masuk tahap pemasangan jaringan, dan tinggal menunggu mesin pembangkit untuk mendorong pasokan arus listrik ke setiap pemukiman warga.

Salmon mengatakan, pasokan listrik di wilayah pedalaman tersebut menggunakan Pembangkit Listik Tenaga Diesel (PLTD) sudah dibangun sejak tahun lalu. Pasokan arus listrik juga disesuaikan dengan kapasitas penduduk selaku pelanggan atau pemakai.

“Sekarang tinggal menunggu pembangkitnya saja. Kalau pembangkitnya sudah ada, maka akan dilakukan uji coba penyaluran ke setiap rumah pelanggan,”katanya.

Selain di Kokonao, pembangunan listrik juga dilakukan di Distrik Atuka dan Agimuga dengan capaian pekerjaan yang sama-sama dalam proses  pemasangan penjaringan, sehingga ditargetkan jika tidak memiliki halangan, maka penerangan listrik di tiga distrik tersebut akan mulai berjalan di awal tahun 2019.

“Itu pembangunan satu paket dengan program Papua terang. Kita hanya berharap supaya tidak ada kendala teknis lapangan yang bisa menunda yang sudah kita targetkan,” tuturnya.

Ia mengaku bahwa sebetulnya dalam program Papua Terang ada banyak distrik pedalaman yang menjadi prioritas dalam pasokan listrik. Namun, hal tersebut belum bisa dilaksanakan secara serentak, karena terkendala dengan jangkauan transportasi ataupun letak geografis yang cukup sulit dijangkau.

Khusus untuk wilayah pegunungan menurut dia, harus dilakukan survey ulang untuk mengetahui kecocokan penggunaan Disel ataupun solar sell ataupun jenis lainnya. Selain itu, juga harus melakukan koordinasi intens bersama PT Freeport agar bisa mengakomodir persoalan transportasi, sehingga tim survey bisa menjalankan tugasnya di pegunungan.

“Sekarang kita fokus untuk tiga distrik wilayah pesisir pantai. Untuk wilayah pegunungan seperti, Jila, Jita dan yang lainnya harus koordinasi dengan PT Freeport untuk memperlancar transportasi bagi tim yang akan melakukan survey. Tim survey itu merupakan relawan dari PLN Timika dan juga dari empat Universitas ternama se Indonesia,” tuturnya. (Acik).
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment