Pemkab Mimika Berharap PT Freeport Indonesia Bayar Dana TMS Rp 80 Miliar

Bagikan Bagikan
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Mimika, Dwi Cholifa.(Foto-Dok) 
SAPA (TIMIKA) -  Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika masih berharap adanya pembayaran dana yang bersumber dari Tailing Manajemen Sistem (TMS)  PT Freeport Indonesia untuk tahun anggaran 2017  dan 2018 sebesar Rp 80 miliar.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika, Dwi Cholifa saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem), Selasa (4/9) mengatakan, berdasarkan MoU, PTFI bersedia membayar membayar TMS sebesar 3 juta U$ untuk satu tahun. Jika dikalikan dengan kurs rupiah saat ini maka nilainya kurang lebih Rp 40 milar. Karena itu, untuk tahun 2017  ditambah tahun 2018 yang harus dibayar pada November mendatang, maka total dana TMS yang harus dibayar PTFI Rp 80 miliar.

“TMS  itu diberhentikan secara sepihak oleh PTFI sejak tahun lalu. Pemkab Mimika telah dua kali mengirimkan surat ke PTFI, karena waktu pelaksanaan rapat bersama, PTFI  mengaku siap membayar,” kata Dwi.

Dwi berharap dengan adanya titik temu persoalan pembayaran TMS tersebut dalam mendorong peningkatan PAD Mimika tahun 2018, sehingga tidak terjadi defisit. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment