Polres Mimika Gerebek Pabrik Milo Jenis Sopi

Bagikan Bagikan
Pengamanan bahan bukti penggerebekan pabrik pembuatan milo jenis sopi.(Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) – Kepolisian Resor (Polres) Mimika melakukan penggerebekan pabrik minuman keras lokal (Milo) jenis Sopi dan berhasil menangkap dua orang tersangka sebagai pengelola minimal illegal itu bersama barang bukti bahan baku pembuatan milo tersebut  di Jalan Belibis, Kamis (6/9).

Operasi yang dipimpin Kabag Ops Polres Mimika AKP Andyka Aer SIK itu melibatkan Satuan Sabhara, Satuan Narkoba dan bawa kendali operasi (BKO) Brimob Nusa Tenggara Barat. Penggerebekan ini merupakan tindak lanjut atas laporan warga yang menyampaikan terdapat praktek pembuatan milo jenis sopi.

“Total tiga rumah yang menjadi pabrik pengolahan miras jenis sopi, dan lokasi tiga rumah ini berdekatan semua. Kita cek, dan ternyata benar di rumah itu ada praktel pembuatan minuman sopi. Ini kita akan tindaklanjuti. Semua peralatan dan pemiliknya kita bawa ke Polres Mimika,” ujarnya ketika ditemui wartawan usai melakukan penggerebekan.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat lain yang juga melakukan praktek yang sama untuk berhenti. Warga diminta untuk mencari keuntungan tidak boleh mengorbankan orang lain. Pasalnya, kata Andyka, berbagai persoalan kriminal yang terjadi, kebanyakan disebabkan oleh minuman keras itu.

“Kita imbau untuk berhenti jangan mencari untung dan mengorbankan orang lain,” tegas Andyka.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Mimika, Iptu Laurentius Kordiali mengatakan, penggerebekan tersebut setelah adanya pengembangan dari Kaur Shabara Polres Mimika terhadap informasi yang diterima. Kendati demikian, kata Kordiali, pemilik dari dua pabrik penyulingan berhasil melarikan diri saat dilakukan penggerebekan. 

“Ini dari hasil pengembangan Kaur Shabara dan kita sudah dapat informasi sudah lama. Tadi di TKP tempat pabriknya dua tempat, satu yang sementara berjalan, satunya sementara dalam fermentasi dan satunya orangnya kabur meninggalkan barang buktinya,” kata Laurentius.

“Kita datang dan temukan mereka sedang suling ada kompor dua, terus saluran penyulingan dan yang sudah siap tada suling. Bahan bakunya ada tiga drum dengan kapasitas 200 liter,”  tambahnya.

Ia juga mengatakan, omset dari pembuatan milo itu sendiri lumayan banyak. Sekali penyulingan dapat menghasilkan 60 liter. Apabila dijual dalam kemasan botol air mineral ukuran mencapai harga Rp50-60 ribu.  (Salma)  
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment