Ribuan Pegawai Akan Tanam Bunga di Median Jalan

Bagikan Bagikan
Pegawai Disperindag ketika menggali lubang di median jalan depan Pandopo Rumah Negara, SP 3.(Foto-Acik)

SAPA (TIMIKA) – Untuk mengimplementasikan program Mimika menuju smart city, ribuan pegawai Pemerintah Kabupaten (pemkab) Mimika dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) akan turun ke jalan menanam bunga pada median jalan, Jumat (7/9).

Selaku koordinator, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dionisius Mameyao, SH, M.Si, kepada awak media mengatakan bahwa selain pegawai OPD, pada kegiatan ini juga melibatkan  karyawan dari PT Freeport Indonesia (PTFI) dan pegawai instansi perbankan yang ada di Mimika.

Dalam kesepakatan bersama, pelaksanaan penanaman bunga pada median jalan dibagi dengan jangkauan 40 meter untuk satu OPD, yakni dengan menanam sembilan jenis bunga Kaliandra, Lida Mertua (Sensivera), Puring, Askoa dan Palem.

“Beberapa OPD akan menanam bunga di median jalan dari depan Kantor Puspem sampai ke depan Pendopo Rumah Negara. Ada juga yang menanam di median jalan mulai dari lampu merah SP 2 sampai di cabang Rumah Sakit Caritas. Sedangkan PTFI akan menanam mulai dari jembatan SP 5 sampai di Rumah Sakit Caritas. Hari ini (Kemarin-Red) sudah ada sebagian OPD yang mulai menggali lubangnya, supaya zat asam tanahnya akan keluar,” kata pria yang akrab disapa Dion ini saat ditemui di Kantor Diskominfo, Kamis (6/9).

Dion mengaku bahwa kegiatan ini bukan suatu proyek, melainkan bentuk partisipasi dalam mewujudkan Mimika menuju smart city. Bahkan, hal ini merupakan tahapan yang dilakukan diluar pola teknologi.

Mimika yang telah ditetapkan Pemeritah Pusat sebagai kota smart city, sehingga Diskominfo akan berusaha menyiapkan teknologi prioritas, diantaranya sistim aplikasi LAPOR, yang tujuannya agar tercipta tata kelola pemerintahan yang baik.

Dengan ditetapkannya Mimika sebagai kota smart city, Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng, SE., MH mengklaim bahwa smart city tidak mesti terwujud dengan teknologi. Namun, Mimika bisa cerdas dengan cara merubah wajah kota yang dimulai dengan penanaman bunga di median jalan.

“Karena itu setelah pelaksanaan apel pagi, semua OPD langsung ke jalanan untuk menanam bunga.  Bunga disediakan oleh masing-masing OPD, begitu juga dengan PTFI. Setiap OPD dan PTFI dan perbankan sudah memahami pelaksanaan teknis dilapangan. Mereka sudah mengetahui jarak antara satu pohon bunga dengan pohon bunga lainnya berdasarkan jenisnya,” tuturnya.

Oleh karena itu, masyarakat Mimika diharapkan bisa menjaga bersama-sama semua tanaman bunga yang nantinya telah di tanam. Karena menurut Dion, Mimika merupakan rumah milik bersama sehingga bisa tampak indah seperti kota lainnya yang ada di Papua ataupun di Indonesia.

Aksi menanam bunga di median jalan ini telah dikoordinasikan bersama beberapa Kepala Distrik. Agar di setiap distrik pun bisa mencanangkan hal yang sama. Selain itu, setiap distrik juga diberikan ruang untuk menanam bunga.

“Kita harapkan pemahaman seluruh masyarakat supaya bisa menjaga apa yang telah pemerintah lakukan termasuk menanam bunga. Mimika ini rumah kita, jadi bukan hanya sebagai tempat mencari uang saja, tapi juga kita harus merasa nyaman hidup dengan keadaan kota yang indah,” katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment