Tangkal Radikalisme Lewat Komsos, Kodim 1710/Mimika Gelar Lomba Melukis

Bagikan Bagikan
Dandim 1710 Mimika memantau kegiatan lomba melukis. (Foto-Salam)

SAPA (TIMIKA) - Guna mencegah radikalisme, Kodim 1710/Mimika menggelar lomba melukis sebagai wujud komunikasi sosial (Komsos) untuk menyampaikan sebuah ide atau gagasan.  Lomba melukis yang dipusatkan di aula Kodim 1710/Mimika, Jalan Agimuga-Mile 32, Senin (10/9) itu, dibuka secara langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf Pio L. Nainggolan dan diikuti oleh 12 peserta.

Dengan mengusung tema “Melalui Kemanunggalan TNI-Rakyat Kita Wujudkan Cegah Tangkal Radikalisme”, Dandim mengatakan, untuk wilayah Papua radikalisme bukan hanya dalam wujud terorisme, melainkan separatisme. Hal itu lantaran adanya doktrin pemahaman radikal yang dipaksakan terhadap sebuah ideologi.

“Komsos bukan hanya lewat forum formal, sehingga kita mengadakan lomba melukis untuk menyampaikan ide atau gagasan. Pada kesempatan triwulan ketiga ini, kegiatan ini untuk mencegah radikalisme,” ujarnya ketika ditemui Salam Papua usai kegiatan lomba melukis.

Ditempat yang sama, koordinator penanggung jawab kegiatan, Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 1710/Mimika, Lettu Inf Akhmad Zaini mengatakan, lomba tersebut sebagai bentuk pembinaan teritorial dalam program komsos yang harus bisa diaplikasikan dengan semua elemen masyarakat. 
Dandim foto bersama peserta dan dewan juri usai kegiatan lomba melukis. (Foto-Salma)
“Kategori lomba ini untuk umum, dan masing-masing perserta harus menuangkan ide lukisannya sesuai dengan tema. Jadi tidak sembarang melukis,” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk menentukan pemenang dalam lomba lukis itu sendiri, pihaknya menghadirkan para juri baik dari eksternal maupun internal. Di mana, untuk eksternal melibatkan pihak dari Dinas Pendidikan (Disdik) dan guru seni.

Dari pantauan Salam Papua, lomba lukis yang digelar satu hari itu, mulai dari pukul 08.00 hingga pukul 15.00 WIT menghasilkan tiga nama pemenang, yakni Juara I diraih oleh Isak Mnsen dengan poin 1260, Juara II diraih David dengan poin 1170, dan juara III diraih Arnold Mofu dengan poin 1095. Masing-masing juara mendapatkan piala, piagam dan uang pembinaan.

Selanjutnya, para juara akan maju pada tingkat Kodam XVII/Cenderawasih Provinsi Papua di Jayapura. Nantinya empat pemenang di tingkat Kodam akan diberangkatkan ke Jakarta untuk memecahkan rekor MURI. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment