Dewan Apresiasi Audiensi FPHS Bersama Kedubes AS

Bagikan Bagikan
Ketua Bapemperda DPRD Mimika, Karel Gwijangge.(Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) - Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Mimika, Karel Gwijangge, mengapresiasi perjuangan Forum Pemilik Hak Sulung (FPHS) Tsinga, Waa-Banti dan Aroanop (Tsingwarop) yang melakukan audiensi bersama Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS).

“Pergerakkan mereka sudah jauh, dan sekarang sudah diundang Kedubes AS. Itu hal yang positif. Mereka memperjuangkan hak adat dan bukan kepentingan pribadi, karena mencakup seluruhnya. Mudah-mudahan hasilnya memuaskan,” kata Karel saat ditemui di Kantor DPRD, pada Jumat (12/10).

Ia mengatakan,meski pembentukan peraturan daerah (Perda) tentang hak ulayat saat ini terkendala dengan anggaran, FPHS dinilai tetap semangat memperjuangkan hal itu.

“Sekarang harus jelas. Ke depan kami belajar dari pengalaman, hampir semua hak-hak tidak diperhatikan dengan baik, dimana 1996 masyarakat meminta paksa agar mendapatkan perhatian dari PT Freeport,” katanya.

Karel juga menjelaskan, pihaknya telah melakukan beberapa upaya untuk dapat menemui Bupati Mimika Eltinus Omaleng agar segera melakuan pembahasan. Pasalnya, pembentukan perda yang dimaksud bergantung pada proses pemetaan, waktu maupun biaya. Untuk bisa melakukan itu semua harus menunggu APBD Perubahan (APBD-P).

“Itu harus didukung oleh perangkat peraturan daerah. Perda itu bukan soal, hanya pemetaan yang butuh biaya dan waktu. Saya menyesali itu, upaya yang bapemperda lakukan gagal. Ada upaya yang kita lakukan untuk bisa ketemu Bupati, tapi belum bisa. Sehingga kami harap di APBD perubahan ada sejumlah biaya yang bisa kita dorong,” jelasnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment