DMI Bebas Pengaruh Politik Manapun

Bagikan Bagikan
Ketua DMI Papua Prof Hasan Basri Umar.(Foto-Ant)

SAPA (BIAK) - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Papua, Prof Hasan Basri Umar menegaskan organisasi DMI merupakan wadah mengurusi urusan keumatan sehingga harus bebas dari pengaruh politik manapun.

Ia di Biak, Minggu (14/10), mengatakan DMI adalah satu-satunya organisasi kemasjidan di Indonesia.

DMI, lanjutnya berkhidmad untuk pemberdayaan masjid bagi keselamatan dan kesejahteraan umat.

Tujuan keberadaan DMI, menurutnya ingin mewujudkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pengembangan masyarakat, serta persatuan umat.

"Hal ini dalam rangka untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan, akhlak mulia, kecerdasan umat, dan tercapainya masyarakat adil makmur, yang di ridhoi Allah SWT," jelasnya.

Sementara Plt Bupati Biak, Herry Ario Naap melalui Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu setempat Herry Mulyana mengatakan tujuan diadakannya kegiatan MUSDA DMI untuk penyampaian pertanggungjawaban kepengurusan 2013 hingga 2018.

Sedangkan agenda lain Musda II DMI, menurutnya untuk menjabarkan keputusan-keputusan organisasi tingkat nasional dan menampung aspirasi seluruh jajaran dewan masjid Indonesia Biak Numfor.

"Serta Musda II juga skak memilih pengurus baru masa bhakti 2018 hingga 2023," katanya .
Ketua DMI Biak, Haji Saepudin mengucapkan terima kasih atas kerja sama pengurus periode 2013 hingga 2018 yang sudah mengakhiri tugas dengan baik sesuai jadwal kepengurusan.

"Saya bersyukur kepada Allah SWT karena bisa mengemban amanah dengan baik," harapnya.

Pembukaan Musda II DMI dilakukan Kadis Penanaman Modal dan pelayanan terpadu satu pintu Herry Mulyana atas nama Plt Bupati Biak. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment