Pemkab Mimika Tercepat Siapkan Aplikasi Lapor di Papua

Bagikan Bagikan
Operator di seluruh OPD Pemkab Mimika saat mengikuti Sosialisasi dan Bimtek  Aplikasi Lapor ‘Akai Meno’ di Hotel Horison.(Foto-Acik)

SAPA (TIMIKA) - Tenaga Terampil Kedeputian Bidang Pengendalian, Pembangunan, Monitoring dan Evaluasi Program Prioritas Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia, Fanni Irsanti, menilai bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika merupakan kabupaten tercepat se-Provinsi Papua dalam menyiapkan dan menerapkan aplikasi lapor yang diberi nama “Akai Meno”.

Hal ini dikatakan Fanni setelah kurang lebih sebulan timnya intens bersama tim dari Provinsi Papua memastikan sejauh mana penerapan aplikasi lapor di seluruh kabupaten dan kota se-Papua. Ia menilai, Pemkab Mimika tercepat pertama, mengingat telah ada Surat Keputusan (SK) Bupati sebagai dasar dalam menerapkan aplikasi lapor tersebut.

“Kurang lebih sebulan lalu kami ada di beberapa kabupaten dan kota lain di Papua, dan ternyata Mimika ini termasuk cepat. Memang sebetulnya aplikasi ini sudah disosialisasikan sejak tahun 2017 lalu, tapi, ketika itu hanya disosialisasikan berkaitan dengan smart city saja,” ungkap Fanni yang ditemui usai menghadiri kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) di salah satu hotel dibilangan Jalan Hasanuddin, Jumat (12/10).

Ia mengaku, percepatan ini dikarenakan Pemkab Mimika melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) telah mempersiapkan landing page. Dengan begitu, dinas diharapkan agar menyiapkan sistim awalan sendiri untuk selanjutnya terintegrasi dengan sistim lapor.

“Sekarang ini kami kongkrit memberikan bimtek ke seluruh operator OPD Pemkab Mimika. Bagusnya lagi, hari ini (Kemarin-Red) saya langsung menerima SK Bupatinya terkait dengan penerapan aplikasi ini,” ungkap Fanni.

Dalam bimtek yang diberikan, menurut Fanni, semua operator telah memasukkan namanya sendiri dan  Kepala Sub Bagian (Kasubag) untuk didaftarakan ke sistem di Kantor Staf Presiden RI, dan telah diberikan password untuk mengakses. Karena itu, setiap laporan yang dimasukkan masyarakat melalui aplikasi lapor, itu juga akan terpantau langsung di Kantor Staf Presiden yang berada di Istana Negara.

Secara official, penggunaan aplikasi “Akai Meno” milik Pemkab Mimika telah aktif. Akan tetapi, itu menjadi tanggungjawab Diskominfo untuk selanjutnya di sosialisasikan kepada seluruh masyarakat agar diketahui, bahwa Pemkab Mimika telah menyediakan aplikasi lapor yang terintegrasi langsung dengan sistem di Kantor Staf Presiden RI.

“Sudah bagus sih. Tapi perlu ada sosialisasi dan semua OPD juga harus berdiskusi secara intens ke istana kalau misalnya ada kendala atau belum memahami,” ujarnya.

Dalam sosialisasi dan bimtek aplikasi lapor “Akai Meno” yang dilaksanakan, Staf Ahli Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan Pemkab Mimika, Christian Karubaba mengatakan, merupakan suatu kegiatan yang sangat membantu seluruh OPD. Sebab, dengan adanya aplikasi ini maka seluruh OPD akan lebih mudah mengetahui semua pesoalan pembenahan yang harus dilakukan dalam membangun daerah yang sesuai dengan visi dan misi Pemkab Mimika.

Selanjutnya, seluruh operator yang telah mengikuti sosialisasi dan bimtek harus bisa menerapkan ilmu yang telah dibagikan narasumber dari Kantor Staf Presiden. Sebab, kata dia, mengendalikan aplikasi ini sama artinya telah menjalankan tugas yang dibebankan oleh pemerintah melalui OPD masing-masing.

“Saya yakin seluruh operator bisa menjalankan tugas ini, dan melayani masyarakat yang membutuhkannya. Kalau sudah terima bimtek, berarti beban untuk memberikan informasi yang baik kepada masyarakat ada di pundak bapak dan ibu semuanya,” kata Christian. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment