Prihatin Kondisi Bangsa, Kodim Mimika Gelar Doa Bersama

Bagikan Bagikan
Doa bersama di Masjid Al Askar Makodim Mimika menyikapi bencana alam nasional. (Foto-Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Melihat kondisi bangsa Indonesia akhir-akhir ini cukup memprihatinkan, dimana banyaknya bencana alam yang terjadi dan menyebabkan kerugian harta benda serta menimbulkan ribuan korban jiwa, Kodim 1710/Mimika bersama kepolisian, aparat pemerintahan dan masyarakat menggelar doa bersama, Rabu (10/10), bertempat di Masjid Al Askar Makodim 1710/Mimika, Jalan Agimuga-Mile 32.

Kegiatan ini dipimpin Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1710/Mimika, Mayor Inf Fahmil Haris, sedangkan pembacaan doa bersama dipimpin Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Mimika, H. Abdul Muthalib Elwaan yang dilanjutkan dengan membaca doa Istighosah guna mendoakan masyarakat Indonesia yang menjadi korban bencana alam.

Usai istighosah, Ketua Koordinator Tim Relawan “Mimika Peduli Sulawesi Tengah (Sulteng)”, Azzam M. Izzulhaq, menyampaikan bahwa dana bantuan dari masyarakat Kabupaten Mimika sampai dengan Rabu (10/10) berjumlah sebesar Rp1.375.038.000. Sedangkan bahan makanan ada sekitar 12 ton dan sudah dikirim ke Sulteng sekitar 4 ton.

“Kami juga sudah membentuk tim relawan yang dinamakan ‘Tim Eme Neme Yauware’ yang akan memberikan bantuan dan akan diberangkatkan melalui pelabuhan Poumako menuju Palu-Sulteng,” katanya.

Selanjutnya, kegiatan doa bersama ini juga dilaksanakan di Gereja Otto Geisler yang dipimpin oleh Pendeta Pricilya dengan memanjatkan doa dan puji-pujian bersama peserta kegiatan ini.

Pendeta Pricilya dalam khotbahnya menyampaikan bahwa bencana alam yang terjadi adalah rencana Tuhan yang tetap harus di syukuri.

“Dan kita harus mendoakan saudara-saudara yang tertimpa bencana di Lombok dan Palu,” ujarnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment