Jober Pertamina Tidak Mau Lapor BBM ke Disperindag

Bagikan Bagikan
Sekretaris Disperindag Kabupaten Mimika, Ignatius Yoga Pribadi.(Foto-Dok-Sapa)

SAPA (TIMIKA) –Joint Bersama (Jober) PT Pertamina Mimika diminta memberikan laporan rutin alokasi pasokan BBM ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika agar Pemkab Mimika bisa mengetahui jumlah alokasi dan daya pemakaian BBM masyarakat Mimika selama sebulan ataupun pertahunnya.

“Selama ini kami sudah mengirimkan surat resmi ke Pertamina supaya mereka melapor ke Disperindag, tapi sampai saat ini mereka tidak mau melakukan itu. Mereka malah menyuruh Disperindag untuk bersurat ke Pertamina Jayapura,” ungkap Sekretaris Disperindag Mimika, Inosensius Yoga Pribadi beberapa saat ditemui Salam Papua di Mimika Sport Compleks (MSC), SP 5 beberapa waktu lalu.

Ia mengaku sejak terjadinya kelangkaan BBM di Mimika beberapa waktu lalu, Disperindag langsung mengirimkan surat kepada Jober Pertamina untuk mengetahui jumlah alokasi BMM ke  Mimika. Namun, hanya diberikan printout data pengeluaran dengan rincian perharinya. Padahal, hal hal tersebut sangat tidak akurat dan hanya merepotkan Disperindag.

 “Pemkab tidak bisa intervensi sampai ke Maluku sebagai wilayah pusat pasokan BBM, tapi itu seharusnya dilakukan oleh BPH Migas dan Pertamina. Jadi Disperindag hanya mengawasi saat BBM itu telah masuk ke Mimika. Karena ini produk Pertamina dan dia harus menjamin pasokan BBM ke masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, Pertamina selalu mengaku pasokan BBM mencukupi dan tidak terjadi kelangkaan, tapi kenyataannya masih terjadi kelangkaan yang mengakibatkan antiran di setiap SPBU. Karena itu, saat ini Diseprindag merubah format monitoring dan pengawasan di setiap SPBU.

“Jadi sekarang kami tetap berupaya supaya bisa mengetahui secara pasti alokasi BBM dari Pertamina, karena tidak ingin ada pertanyaan dari masyarakat yang merujuk pada permainan Pertamina dan Pemkab ataupun hal lainnya,” katanya. (Acik)  
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment