Kepsek SD Negeri 10 Poumako Tegaskan KBM Berjalan Normal

Bagikan Bagikan
Foto bersama Anggota Komisi C DPRD Mimika bersama Kepsek dan Guru SDN 10 Pomako.(Foto-Salma)
Dewan Prihatin Minimnya Minat Belajar

SAPA (TIMIKA) – Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 10, Poumako, Anna Rettob menegaskan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut berjalan normal. Dimana, para siswa dari kelas I (Satu) sampai kelas V (lima) mengikuti pelajaran seperti biasanya.

Hal tersebut diungkapkan Anna kepada para anggota DPRD Mimika ketika melakukan kunjungan kerja di SD Negeri 10, Kamis (8/11) pasca mendapat informasi tidak adanya KBM di sekolah itu.

“Kita sekolah seperti biasa. Hanya saja kalau ada kapal masuk, sekolah sepi karena banyak siswa yang ke sana.  Sehingga saya bersama para guru selalu mencari mereka. Tapi karena mereka kadang lari jadi tidak semua yang datang ke sekolah,” ujarnya kepada para anggota Komisi C DPRD Mimika.

Anna mengatakan, jumlah murid yang hadir pun hanya setengahnya.  Hal ini terjadi karena minat belajar anak-anak  tersebut masih minim. Kendati demikian, pihaknya berupaya menumbuhkan minat tersebut dengan menggandeng seluruh pihak termasuk pihak KP3 Laut yang berlokasi di Paomako untuk mengawasi adanya anak-anak yang mengikuti orang tuanya dan mengimbau untuk bersekolah.

“Kami juga sudah sampaikan ke Pak Made di Polsek KP3 supaya kalau dapat anak-anak yang ikut orang tua mencari supaya bilang mereka pulang dan masuk sekolah,” ungkapnya.

Melihat minimnya minat belajar di sekolah tersebut,  anggota komisi C DPRD Mimika prihatin. Dimana, sampai saat ini banyak anak yang menghabiskan waktu bersama orang tua yang sedang bekerja.

“Saya baru dapat kejadian seperti ini, ada guru tapi tidak ada murid. Kalau di daerah lain itu murid yang mau belajar tapi tidak ada guru. Ini sangat disayangkan,” ujar Ketua Komisi C DPRD Mimika, Yohanis Kibak.

Hal senada diungkapkan Anggota C DPRD Mimika Muhammad Asri yang meminta kepada para guru agar lebih aktif dalam mengajak murid-murid untuk masuk sekolah. Karena dengan bersekolah bisa merubah hidupnya.

“Ini yang menjadi tugas berat dari guru bagaimana mengajak anak untuk masuk sekolah,” katanya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment