Pemprov Papua Terus Benahi Persiapan Cabor PON di Kabupaten Mimika

Bagikan Bagikan
Kepala Bappeda Propinsi Papua, Muhammad Musa’ad. (Foto-Acik)

SAPA (TIMIKA) Pemerintah Provinsi (Pemrov) Papua terus membenahi  persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2020 mendatang termasuk Cabang Olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan di Kabupaten Mimika.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua, Muhammad Musa’ad  saat ditemui di Hotel Horizon, Jumat (2/11) mengatakan, perasiapan yang dilakukan berdasarkan cabor yang akan digelar, baik di Provinsi ataupun di Mimika seperti pembangunan venue, rusun atau wisma atlit  serta peralatan yang akan digunakan dalam PON di Timka.

“Yang jelas sejak diputuskan untuk diselenggarakan di Papua, otomoatis Pemerintah dan pengurus olahraga di Papua sudah mulai bergerak. Untuk kedepannya kita akan lebih fokus, begitu juga untuk yang akan diselenggarakan di Mimika,” ungkapnya.

 Ia mengatakan, Gubernur  Papua dan Wakil Gubernur (Wagub) Papua telah mempimpin seluruh bupati dan Walikota se Papua  untuk menghadap Presiden. Selanjutnya satu minggu terakhir di bulan Oktober, Gubernur telah melakukan roadshow ke sejumlah Kementerian diantaranya Kementerian PU, Bapenas, Kemenkes, Menteri Pemuda Olahraga dan Menteri Perhubungan untuk meminta dukungan dalam menunjang pelaksanaan PON.

Upaya yang dilakukan Gubernur  Papua mendapat dukungan  dari setiap Menteri, sehingga di Bapenas juga telah melaksanakan rapat khusus rencana aksi dukungan Pemerintah untuk penyelenggaraan PON tahun 2020 di Papua. Selanjuntnya, pertemuan bersama akan dilaksanakan di Kementerian Keuangan, BUMN dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (KPMK).

“Langkah Gubernur dan Wagub berkoordinasi dengan seluruh Kementerian menurut saya merupakan langkah yang baik. Dan dukungan dari semua kementerian ini juga patut diapresiasi, tingggal bagaimana selanjutnya kita mempersiakan berbagai kebutuhan untuk pelaksanaan iven nasional ini,” katanya.

Dengan demikian, saat ini masih menunggu penyaluran peralatan-peralatan PON yang akan diberikan oleh Kemenpora. Demikian juga, nantinya Kemenkes akan mengutus semua tenaga medis termasuk dokter ahli untuk semua cabor. Sebab, Kemenkes telah bersepakat jika tim medis di Papua terbatas, maka akan ada tugas perbantuan langsung dari Pusat.

“Ini kan iven nasional, jadi disetiap lini akan dilengkapi. Misalnya untuk Kemenkes akan menempatkan tim medis di setiap cabornya. Begitu juga dengan pengamanan di lapangan. Intinya Gubernur dan Wagub sangat berkomitmen supaya pelaksanaan PON ini sukses, makanya selalu menekan ke setiap pengurus di kabupaten dan kota agar terus melakukan pembenahan dengan koordinasi intens,” katanya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan PON tahun 2020 bukan hanya dibiayai oleh APBN, tapi juga menggunakan APBD dan pihak swasta.

“Dan dukungan dari Bupati Mimika sangat luar biasa, tinggal bagaimana Pemkab Mimika menggali dana dari pihak swasta di Mimika supaya bisa berpartisipasi,” jelasnya. (Acik
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment