Perubahan Nomenklatur Kantor Imigrasi Kelas II Jadi TPI Mimika

Bagikan Bagikan
Penandatanganan prasasti Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika oleh Dirjen Imigrasi, Dr Ronny F. Sompie. (Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) – Nomenklatur Kantor Imigrasi Kelas II Tembagapura berganti nama menjadi Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Mimika. Peresmian perubahan nomenklatur itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Dr Ronny F. Sompie di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika, Jalan C. Heatubun, pada Selasa (27/11).

Pada kesempatan itu, Ronny mengatakan meski terbatas jumlah sumber daya manusia (SDA) yang ada, Kantor Imigrasi Mimika harus menjadi satuan kerja yang dapat membangun zona integritas sehingga menjadi wilayah yang bersih dari korupsi.

“Apa yang sudah dilakukan ini bisa meningkat dan menjadi sebuah satuan kerja membangun zona integritas dari wilayah bersih dari korupsi, juga wilayah birokrasi bersih dan melayani yang sedang digelorakan pemerintahan saat ini,” ujarnya ketika ditemui wartawan di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika.

Menurutnya, terbatasnya jumlah SDA itu sendiri menjadi perhatian dalam pelayanan keimigrasian. Kendati demikian, untuk menambah jumlah SDA perlu disesuaikan dengan APBN yang ada. Ronny mengaku dari 125 Kantor Imigrasi se-Indonesia ada sekitar 2.300 CPNS tahun 2017 yang ditambahkan untuk melengkapi.

“Jumlah tersebut belum seimbang. Walaupun begitu, bagaimana kita mengelola dengan baik jumlah yang terbatas ini untuk bisa memberikan pelayanan, dengan cara membuka unit pelayanan paspor atau unit kerja keimigrasian yang baru saja juga di buat di Tembagapura,” ujarnya.

“Kepada masyarakat untuk tidak segan-segan memberikan masukan hal-hal yang perlu diperbaiki jajaran kantor Imigrasi agar mengetahui letak kekurangan,” imbuh Ronny.

Sekedar diketahui, Kantor Imigrasi Kelas II Tembagapura secara resmi berganti nama menjadi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika pada 16 Maret 2017 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment