Pimpinan OPD Diingatkan Tidak Saling Jual Untuk Kejar Jabatan

Bagikan Bagikan
Pelaksanaan apel pagi di halaman Pemkab.(Foto-Acik)

SAPA (TIMIKA) – Seluruh Pimpinan Organisasi Peranggkat Daerah (OPD) pada Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Mimika diingatkan untuk tidak saling menjual nama sesama pejabat ataupun pegawai untuk mengejar jabatan tertentu.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika, Ausilius You ketika memimpin apel pagi di halaman Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Mimika, Senin (5/11).

Menurut Sekda You, setiap pimpinan OPD lebih baik menjalankan tugas dan fungsinya (tupoksi) tanpa harus menjual nama sesama pejabat.

“Saya minta semua pimpinan OPD tidak saling menjual sesama supaya mendapat jabatan tertentu. Kenapa harus menjual nama orang lain kalau diri sendiri belum becus dalam menjalankan tugas? Untuk apa menjual orang lain kalau diri sendiri belum berperan dengan baik?,” ujarnya.

Selaku Aparatur Sipil Negara (ASN), jelas Sekda, seharusnya bisa menunjukan etika baik terhadap sesame pejabat dengan mentaati semua peraturan yang berlaku. Sebab, tugas ASN ialah masuk kantor sesuai waktu, menjalankan tugas dengan baik karena kinerja tersebut bisa dijadikan syarat untuk kenaikan jabatan. Merenung diri dan mengenal jati diri dan kinerja diri akan jauh lebih bagus daripada harus saling menjatuhkan dan menjelekan.

Karena itu, jika di setiap OPD memiliki kendala dan persoalan, maka sangat perlu untuk dibahas secara bersama-sama, sehingga bisa menemukan solusi yang baik. Selain itu, pimpinan dan bawahan harus saling menghargai dan memberikan kesempatan untuk menjalankan fungsinya tanpa harus menusuk pegawai atau pejabat tertentu.

“Kenapa harus tusuk ke sana tusuk ke sini? Akhirnya jadi persoalan bagi orang lain. Padahal ini bukan era untuk saling menjual lalu dapat jabatan. Ini era kompotensi dan menunjukkan kinerja. Siapapun dia harus menunjukkan kinerja yang baik. Kita sama-sama mengabdi untuk Negara, jadi saling memberikan motifasi dan petunjuk,” tuturnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment