PUPR Papua Gelar Uji Kompetensi Tenaga Mandor dan Konstruksi

Bagikan Bagikan
Kadis PU Biak Numfor Z. L. Mailoa memasang tanda pengenal peserta uji sertifikasi.(Foto-Antara)

SAPA (BIAK) - Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) bekerja sama denga Lembaga Pelaksana Jasa Konstruksi (LPJK) mengelar uji sertifikasi kompetensi 40 tenaga mandor dan konstruksi di Kabupaten Biak Numfor, Rabu (28/11).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Biak ZL Mailoa seusai membuka uji sertifikasi mandor-konstruksi di Biak, mengatakan tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat akan mendapatkan manfaat lebih dibanding yang tidak mempiliki keahalian khusus.

"Tenaga mandor dan konstruksi yang memegang sertifikasi maka ada jaminan kejelasan besaran imbalan/gaji sesuai dengan standar yang ditetapkan Pemerintah. Jaminan kesehatan/asuransi dan memberikan perlindungan hukum pada profesi," kata Mailoa.

Ia mengakui peran tenaga kerja konstruksi sendiri sangat penting dalam mendukung program prioritas nasional untuk membangun infrastruktur yang tepat waktu dan berkuaIitas guna mendorong daya saing dan pemerataan hasil hasil pembangunan.

Sementara itu, Kabid Pengendalian Teknis dan Pengembangan Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Papua Benyamin Bato Sau mengatakan sesuai dengan Undang-undang Nomor 2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi mewajibkan setiap tenaga kerja konstruksi memiliki sertifikat kompetensi kerja.

Para pengguna jasa dan atau penyedia jasa, menurut Benyamin, wajib untuk mempekerjakan tenaga kerja yang memiliki sertifikat kompetensi kerja seperti mandor dan konstruksi.

"Melalui uji sertifikasi kompetensi ini akan memberikan manfaat untuk pekerja yang menyandang status mempunyai ketrampilan," kata Benyamin seusai pembukaan uji kompetensi.

Berdasarkan data pada tahun anggaran 2018 Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat menargetkan 160 tenaga kerja mandor dan konstruksi lulus uji sertifikasi. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment