Tertimpa Batu, Pendaki Puncak Cartenz Meninggal Dunia

Bagikan Bagikan
Jenazah Andika Pratama yang meninggal dunia akibat kejatuhan batu saat akan mendaki Puncak Carstensz.(Foto-Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Seorang pendaki yang merupakan pemandu (guide) pendakian, Andika Pratama (35) asal Bandung meninggal dunia karena tertimpa reruntuhan batu saat mendaki puncak Cartenz Pyramid di Distrik Tembagapura, Timika, Sabtu (3/11).

Plh Kapolres Mimika, AKBP Fernando S Napitupulu mengatakan, kejadian tersebut terjadi antara pukul 10.30 sd 11.30 WIT,  di titik pertama pemasangan tali. Dimana, dalam setiap pendakian biasanya para pendaki melakukan aklimatisasi, dan memang lokasi tersebut dikenal sebagai daerah rawan runtuhan atau longsoran.

“Benar, korban mengalami insiden murni kejatuhan batu saat berlangsung aklimatisasi. Akibatnya korban mengalami luka di bagian muka,”  kata Fernando ketika dikonfirmasi Salam Papua melalui sambungan telepon, Minggu (4/11).

Fernando menjelaskan, satu rekan pendaki bernama Arlen yang berada di Base Camp Yellow Valley memberikan informasi melalui telepon satelit kepada salah satu rekan korban yang stand by di Kota Timika bernama Sofyan bahwa korban meninggal dunia akibat kejatuhan batu saat proses pendakian ke Puncak Carstensz.

“Setelah berada di Base Camp lembah kuning,  kejadian tersebut langsung diinformasikan kepada penanggung jawab grup atas nama Sofyan yang berada di Timika. Usai mendapat laporan itu, pukul 13.10 WIT dilakukan proses evakuasi jenazah menggunakan helicopter Komala Air tapi karena cuaca buruk dan berkabut proses evakuasi pun ditunda dan baru dilanjutkan Minggu (4/11) pagi tadi. Jenazah pun kemudian dibawa ke RSUD Mimika untuk dilakukan visum dan selanjutnya diberangkatkan ke Jakarta dengan pesawat Garuda 655,” jelasnya.

Untuk diketahui, korban dari Timika menuju Base Camp Yellow Valley pada 29 Oktober 2018 menggunakan helikopter Komala Air dalam rangka pendakian Puncak Cartenz Pyramid. Korban beralamat di Jalan Padang Golf, nomor 18, RT 04, RW 01, Desa Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Propinsi Jawa Barat. Korban bekerja sebagai karyawan swasta di CV Cesta Adventure sebagai pemandu (guide). (Salma) 
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment