Tidak Ada Anggaran, DPRD Mimika Tidak Hasilkan Perda

Bagikan Bagikan
Bapemperda DPRD Mimika, Karel Gwijangge.(Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) - Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Mimika, Karel Gwijangge mengakui di tahun anggaran 2018 ini pihaknya tidak produktif menghasilkan sebuah peraturan daerah (Perda) lantaran tidak memiliki Anggaran.

"Hampir selama 2018 betul-betul stagnan. Berulang kali saya bicara, dan SKPD sudah mengusulkan, meski begitu tidak ada Perda yang dihasilkan. Karena anggaran untuk Baleg (Badan Legislatif) tidak ada," ujarnya ketika ditemui wartawan di Kantor DPRD Mimika, Jumat (2/11).

Ia mengatakan, pada prinsipnya pihaknya ingin bekerja maksimal sesuai dengan kewenangan yang dimiliki DPRD. Tapi terjadinya defisit anggaran pada tahun 2017  membuat Eksekutif menghilangkan kewenangan Baleg secara utuh.

"Orang melihat DPRD tidak berfungsi di Mimika karena anggarannya di pangkas. Untuk Bapemperda, dihilangkan dengan tidak disiapkan anggaran. Padahal, sesuai PP nomor 12 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan tata tertib DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota, anggota DPRD diberikan keleluasaan untuk mengajukan Perda inisiatif, yang menjadi prioritas dalam pembahasan dan penetapannya," ungkapnya.

“Dari kondisi tersebut, maka di 2018 ini terlihat DPRD Mimika tidak berfungsi. Yang dikarenakan kewenangannya dipangkas,” ujarnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment