1 Desember, Masyarakat Diminta Beraktivitas Seperti Biasa

Bagikan Bagikan
Plh Kaporles Mimika, AKBP Fernando S Napitupulu. (Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) – Plh Kapolres Mimika, AKBP Fernando S. Napitulu meminta masyarakat menyikapi 1 Desember yang merupakan HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) dengan tetap melakukan aktivitas seperti biasanya. Pasalnya, kondisi di Kabupaten Mimika belakangan ini terbilang cukup kondusif.

“Situasi tetap kondusif. Jadi masyarakat yang mau beraktivitas, silahkan saja. Pihak aparat TNI-Polri siap memberi pelayanan yang terbaik. Jangan khawatir, tetaplah beraktivitas seperti biasa,” ujar AKBP Fernando saat ditemui wartawan di Lapangan Timika Indah usai memimpin apel pasukan pengamanan kalender kamtimbas, Jumat (30/11).

Ia mengatakan, untuk memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat khusuanya di Kabupaten Mimika, pihaknya telah melakukan berbagai hal seperti misalnya razia senjata tajam serta mengedar surat imbauan pelarangan penjualan minuman keras kepada pihak-pihak terkait maupun tempat hiburan.

“Seperti yang sudah-sudah. Jangan ada yang membawa sajam, jangan mengkonsumsi miras. Saya kemarin sudah mengeluarkan surat kepada penjual, tempat hiburan dan distributor untuk tidak melakukan penjualan untuk memberikan rasa aman dari tanggal 30 November sampai tanggal 2 Desember,” ujarnya.

Lebih lanjut, AKBP Fernando mengimbau kepada masyarakat untuk  tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas kebenarannya serta membagikan suatu informasi atau berita yang  kebenarannya belum valid.

Sebelumnya, Polres Mimika pada Kamis (29/11) melakukan razia kendaraan di Jalan Sosial dan Check Point 28. Selain mengecek kelengkapan surat kendaran, polisi juga memeriksa setiap kendaraan yang melintas di area tersebut apakah membawa senjata tajam (Sajam) ataupun pengendara berada dalam kondisi mengkonsumsi minuman beralokohol yang tentu saja bisa mengganggu kamtibmas.

Di area check point 28, petugas menemukan warga Kwamki Baru berinisial BA (38) yang membawa bambu untuk digunakan membuat anak panah. Barang bukti itu kemudian disita dan warga tersebut diberikan pemahaman.

Selain itu, ditemukan juga tiga warga yakni NW, JJ, dan AW yang memakai tas noken bercorak Bendera Bintang Kejora yang merupakan simbol OPM, serta kedapatan sekelompok warga dalam satu unit kendaraan roda empat membawa minuman keras beralkohol. Semua barang bukti itu kemudian disita dan dimusnahkan di lokasi razia. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment