DPRD Bahas KUA-PPAS di Jakarta

Bagikan Bagikan
Wakil Ketua Banggar DPRD Mimika, Viktor Kabey. (Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika, Viktor Kabey, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) selama 6 sampai 7 hari di Jakarta.

"DPRD akan mengawal seluruh proses hingga pelaksanaan APBD 2019. Kemungkinan besok atau lusa sudah dimulai pembukaan untuk pembahasan KUA-PPAS tahun anggaran 2019. Pembahasan di Jakarta, untuk mempermudah koordinasi dengan Kementerian Keuangan," kata Viktor Kabey yang ditemui di Kantor DPRD Mimika, Jalan Cenderawasih, Rabu (5/12).

Dari hasil pembahasan KUA-PPAS itu, nantinya akan dibawa ke Biro Hukum Provinsi Papua untuk mendapatkan nomor yang nantinya ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) APBD 2019.

Terkait hal tersebut, Viktor mengungkapkan bahwa penyerahan KUA-PPAS seharusnya sudah diserahkan pada Oktober lalu untuk diteliti dan dibahas bersama organisasi perangkat daerah (OPD).

"Kalau menurut aturan, seharusnya pembahasan KUA-PPAS pada Oktober lalu. Namun yang terjadi sekarang, dokumen baru dibahas akhir tahun. Dan ini selalu terjadi di setiap tahunnya. Sehingga program yang ada tidak terbahas dengan baik yang menyebabkan pelaksanaan pembangunan pun tidak optimal," ujar Viktor.

"Jadi sebelum pembahasan, itu DPRD akan menanyakan saldo keuangan daerah. Kalau masih (ada), itu bisa dimasukkan untuk anggaran pelaksanaan program-progam lainnya," ujarnya menambahkan.

Pasalnya, pada saat pembukaan pembahasan APBD 2019 beberapa waktu lalu, proyeksi APBD Mimika tahun 2019 sebesar Rp2,3 triliun.

"Sekarang ini kondisi keuangan daerah harus diperhatikan. Jangan sampai Pemda Mimika memaksakan keuangan daerah namun tidak mampu mencapainya. Yang pada akhirnya terjadi defisit," katanya.

"Sistim keuangan daerah itu termonitor oleh KPK. Dan tahun lalu ada yang diperiksa sampai keringat dingin, karena dengan seenaknya menggeser anggaran. Kemungkinan sedikit lagi ada yang diamankan," ungkapnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment