Jenazah Sertu Anumerta Handoko Diterbangkan ke Sorong

Bagikan Bagikan
Upaca militer pelepasan Sertu Anumerta Handoko di Hanggar Avco Bandara Moses Kilangin Timika.(Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA)  - Jenazah salah satu korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Sertu Anumerta Handoko diberangkatkan ke Sorong, Papua Barat,  Kamis (6/12)

Sebelum diberangkatkan,  pihak TNI-Polri memberikan penghormatan terakhir lewat upacara pelepasan yang dihadiri langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto dan sejumlah jajaran TNI-Polri lainnya.

Dimana, bertindak selaku pemimpin upacara Komandan Kodim (Dandiim) 1710 Mimika, Letkol Inf Pio L Nainggolan

Panglima TNI,  Marsekal Hadi Tjahjanto usai upacara pelepasan mengatakan,  jenazah almarhum Handoko adalah korban ketika KKB menyerang Batalyon pos 755 di Mbua.

"Diterbangkan ke Sorong karena rumah almarhum ada di Sorong. Dari 22 pasukan yang ada di sana satu gugur atas nama Sertu Handoko. Kejadiannya ini adalah tepat tanggal 3 tengah malam setelah kelompok bersenjata membunuh karyawan PT istaka Karya di wilayah ketinggian Kabo," ujarnya kepada wartawan.

Untuk diketahui,  jenazah Sertu Handoko berhasil dievakuasi bersama dengan satu orang prajurit yang menderita luka tembak pada saat kejadian penyerangan di pos tersebut. Evakuasi dilaksanakan menuju Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, dengan menggunakan helikopter TNI AD dan tiba sekitar pukul 11.55 WIT.

Selanjutnya,  jenazah Handoko tiba di Bandara Mozes Kilangin di Timika pada Rabu (5/12) sekitar pukul 15.00 WIT menggunakan helikopter dari Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga.

Jenazah almarhum Handoko kemudian dibawa ke Brigif 20/IJK Kostrad III untuk disemayamkan hingga diberangkatkan menuju Sorong menggunakan pesawat Sriwijaya SJ 605.(Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment