Jokowi Pastikan Saham Freeport Dibayar Tahun Ini

Bagikan Bagikan
Presiden RI Joko Widodo.(Foto-Detik)

SAPA (JAKARTA) - Pemerintah berhasil mencapai pokok-pokok perjanjian (Head of Agreement/HoA) dalam rangka menguasai 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI) salah satunya ditekenya Sales and Purchase Agreement (SPA). 

Tinggal satu langkah lagi maka resmi 51% saham PTFI dimiliki RI melalui PT Inalum (Persero) Pemerintah Daerah Papua dan BUMD. Langkah itu terkait transaksi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan proses transaksi divestasi saham PT Freepor Indonesia (PTFI) berjalan lancar. Dia yakin proses transaksi bisa selesai tahun ini.

"Dalam proses. (Tahun ini) rampung. Ya kan sudah yang jelas sudah HoA sudah Sale and Purchase Agreement juga sudah, ya nanti tinggal bayarnya saja," ujarnya di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Senin (3/12).

Jokowi juga menegaskan bahwa dana untuk mengambil alih saham PTFI. Uang itu kini sudah ada di PT Inalum.

"Tanyakan ke Menteri, duitnya sudah ada," tegasnya.

Sebelumnya Inalum mengaku sudah mengantongi dana US$ 4 miliar untuk mengambil saham PTFI hingga 51%. Uang itu didapatnya dari hasil penerbitan obligasi global di Singapura.

Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan alasan pihaknya menerbitkan obligasi global ketimbang pinjaman perbankan lantaran bunganya yang lebih rendah. Bunga dari obligasi global yang diterbitkan hanya 5,9%.

"Pinjam untuk akuisisi ya bukan untuk modal kerja. Kalau modal kerja bisa 5 atau 6%, tapi untuk investasi pasti double digit. Jadi kita bisa dapat ini total blended bunganya 5,9%. Jadi persepsi bunga itu tinggi, enggak," ujarnya di Energy Building, Jakarta, Kamis (22/11) lalu. (Dtc)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment