Panglima TNI Komitmen Tangkap dan Proses Hukum KKB di Nduga

Bagikan Bagikan
Panglima TNI  menjemput langsung korban yang selamat saat dievakuasi ke Timika.(Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) – Pangilma TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan pihaknya berkomitmen menangkap kelompok kriminal bersenjata (KKB)  yang menembak para pekerja pembangunan Trans Papua, tepatnya pekerja jembatan Kali Yigi dan Kali Aurak  di Kabupaten Nduga pada 2 Desember lalu.

“Para pelaku kejahatan kemanusiaan ini akan kita tangkap dan diproses sesuai hukum,” ujarnya kepada para keluarga korban usai menyaksikan pelepasan 9 jenazah yang merupakan pekerja PT. Istaka Karya, di Hanggar Bandara Mozes Kilangin, Jumat (7/12).

Sebelumnya, di lokasi yang sama, Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, berdasarkan arahan Panglima TNI, prioritas pihaknya adalah operasi kemanusiaan, evakuasi terhadap korban yang selamat dan pengejaran terhadap kelompok pelaku.

“Untuk keseriusan komitmen, kami tidak akan pernah berhenti melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kami pastikan sumber daya kami dengan dibantu Kodam XVII Cenderawasi akan melakukan pengejaran,” ujar Kapolda dalam press conference.

Kendati demikian, hal tersebut terkendala dengan letak geografis maupun cuaca di wilayah itu.

“Kesulitannya adalah, medan yang sangat sulit di atas, dimana ketinggian dan lereng curam sangat merumitkan anggota TNI-Polri. Sinyal disana juga tidak ada. Oksigen di ketinggian tersebut sangat tipis, dan kami tidak terbiasa dengan kondisi seperti itu, berbeda dengan mereka yang memang dibesarkan dialam itu,” katanya.

Kapolda mengungkapkan bahwa persenjataan yang dimiliki kelompok tersebut adalah hasil rampasan dari TNI-Polri yang terbunuh., maupun dari daerah-daerah konflik, seperti Ambon.

“Tapi kami tetap berkomitmen untuk melakukan penangkapan terhadap kelompok kriminal bersenjata khususnya di daerah pengunungan tengah dan Kabupaten Nduga,” ujarnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment