PT Istaka Karya Pastikan Proyek Pembangunan Jembatan di Nduga

Bagikan Bagikan
Sekretaris PT Istaka Karya, Emanuel Yadi Kristanto. Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) - Sekretaris PT Istaka Karya, Emanuel Yudi Kristanto memastikan bahwa pihaknya akan menyelesaikan sebanyak 14 proyek pembangunan jembatan Trans Papua, termasuk yang berada Kali Yigi dan Kali Aworak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga. Saat ini pengerjaan tertunda lantaran mengalami gangguan keamanan yang disebabkan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Proyek tetap berjalan terus. Sesuai instruksi Presiden RI bapak Jokowi,” ujar Emanuel saat ditemui Salam Papua di Hanggar milik Avco di Bandara Moses Kilangin Timika, Kamis (6/12).

Ia mengatakan, untuk pembangunan jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak tetap akan dikerjakan. Lantaran sudah berdasarkan kontrak yang ada dan berkomitmen harus diselesaikan hingga tuntas.

“Pasti. Pengerjaan di dua tempat itu tetap berlanjut dan harus diselesaikan. Karena kita sudah terikat dengan kontrak, dan ini merupakan program pemerintah yang harus kita dukung,” katanya.

Pria yang akrab disapa Yudi itu mengatakan, pengerjaan jembatan akan dilakukan dengan mendapat pengawalan dari aparat TNI-Polri guna memastikan kondisi keamanan di lokasi sekitar pembangunan jembatan.

“Tentunya dengan pertimbangan, kita berkoordinasi meminta bantuan support TNI-Polri. Pembanguan jembatan pasti dikerjakan dengan mendapat pengamanan dari TNI-Polri,” ujarnya sembari mengungkapkan bahwa jumlah pekerja jembatan saat terjadinya peristiwa Nduga oleh KKB ada sebanyak 28 orang.

Sekedar diketahui, pembangunan dua jembatan itu diantara wilayah Wamena-Habema-Mugi-Kenyam-Batas Batu-Mumugu sepanjang 278,6 kilometer yang merupakan segmen V dari proyek infrastruktur Trans Papua.

Adapun PT Istaka Karya sebagai badan usaha milik negara (BUMN) mendapat tugas membangun 14 jembatan di Papua dengan nilai kontrak sebesar Rp184 miliar. Sebanyak 11 jembatan diantaranya kini sedang dikerjakan.

Terkait hal tersebut, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengungkapkan pihaknya akan membentuk tim pengamanan dari TNI-Polri untuk memperlancar pembangunan di wilayah itu.

“Bukit Kabo sudah dikuasai oleh tim gabungan TNI-Polri, dan insya Allah tidak lama lagi satu minggu kedepan pembangunan jembatan dan jalan akan segera dilaksanakan kembali,” kata Hadi di Timika. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment