Sempat Mandek, Pelayanan Disdukcapil Kembali Normal

Bagikan Bagikan
Suasana pelayanan terhadap masyarakat di Kantor Disdukcapil. (Foto-Acik)

SAPA (TIMIKA) – Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika, Aprida, S.Sos mengaku, saat ini pelayanan terkait pengurusan dokumen kependudukan sudah kembali normal dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Pelayanan Disdukcapil kembali dibuka sejak 3 Desember 2018 setelah Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe mengelurakan Surat Keputusan (SK) pemberhentian Kepala Disdukcapil sebelumnya, Jhon Wicklif Tegai. Selanjutnya mengangkat Aprida, S.Sos selaku pejabat pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Mimika.

SK resmi gubernur itu tertanggal 6 November 2018 tentang pemberhentian dan penunjukan Plt Kepala Dinas Kependudukan (Kadisduk) Mimika dengan Nomor 821.2/13667/Z Provinsi Papua.

“Pak Jhon itu mendapatkan SK jabatan barunya di tanggal 9 Oktober lalu dan dilantik tanggal 10 Oktober. Dari situ beliau sudah tidak diperbolehkan lagi menandatangani dokumen kependudukan di Mimika. Karena itu, selama itu juga pelayanan kita sempat mandek (berhenti) dan dokumen jadi menumpuk,” kata ungkap Aprida saat ditemui di Kantor Disdukcapil, Kompleks Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Selasa (4/12).

“Tapi mulai tanggal 3 Desember, pelayanan kami sudah berjalan normal dan secara perlahan dokumen itu sudah berkurang dan tidak menumpuk lagi,” ujarnya menambahkan.

Ia mengatakan, untuk setiap dokumen kependudukan selanjutnya akan ditandatangani oleh Plt Kepala Disdukcapil meski belum memperoleh SK definitif dari Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Sebab, pengesahan melalui penandatangan Plt tetap berlaku dan tidak di blokir, karena SK pengusulan telah dikeluarkan secara resmi oleh Gubernur Papua.

“Intinya pelayanan kita sekarang ini sudah kembali lancar. Karena itu diharapakan bagi masyarakat yang hendak mencetak KTP, kartu keluarga dan yang lainnya bisa kunjungai  kantor Disdukcapil,” katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment