TP4D Fokus Dampingi Pembangunan Menggunakan DAK

Bagikan Bagikan
Foto bersama TP4D dan perwakilan Pemkab Mimika usai kegiatan peringati Hari Anti Korupsi. (Foto-Acik)

SAPA (TIMIKA) - Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejakasaan Negeri (Kejari) Mimika, kini tengah fokus mendampingi proses penyelesaian pembangunan yang dilaksanakan tiap organisasi perangkat daerah (OPD) teknis yang dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2018. Hal itu dilakukan agar pembangunannya tidak terhambat.

Ketua TP4D Kejari Mimika, Yasozisokhi  Zebua mengaku, DAK merupakan dana yang selalu disediakan dari pusat. Sehingga sangat disayangkan jika pekerjaan pembangunan yang dibiayai DAK tahun ini tidak terselesaikan. Selain merasa rugi dari segi capaian pekerjaan, proses pembayaran pun sesuai surat edaran yang dikeluarkan bupati, yakni 15 Desember mendatang. Jika tidak bisa terserap dengan baik maka, tidak ada lagi kesempatan untuk mendapatkan alokasi pada tahun berikutnya.

“Yang menjadi perhatian TP4D saat ini ialah pekerjaan yang dibiayai dengan dana alokasi khusus. Karena anggaran DAK tidak bermasalah, dan tetap tersedia. Makanya sekarang kita bersama-sama mencari solusi agar pembayaran terhadap pekerjaan-pekerjaan ini tidak menjadi terganggu,” ujar Yasozisokhi saat ditemui di Kantor Kejari Mimika, Jalan Agimuga-Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Jumat (7/12).

Ia menjelaskan, 2018 ini TP4D juga telah melakukan pengawalan pembangunan UPBU yang dibiayai dari dana APBN, serta empat pembangunan lainnya yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Pembangunan yang dilakukan oleh lima instansi tersebut telah berjalan baik, malah sebagian telah selesai. Sehingga TP4D akan terus berupaya mengawal sebagian pekerjaan yang hingga kini belum diselesaikan.

“Memang kita tidak bisa memaksakan agar semua pekerjaan itu harus cepat selesai. Karena kalau kita paksakan maka kualitasnya akan tidak bagus. Tetapi setelah kita cek, pekerjaan-pekerjaan ini belum terselesaikan karena kendala dengan pasokan material yang semuanya dipasokan dari luar. Dan kita akan terus berupaya memonitor semua pekerjaan ini agar bisa terselesaikan,” tuturnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment