FKUB Mimika Surati PTUN, Dukung Bupati Tutup PTS IJS

Bagikan Bagikan
Surat FKUB

SAPA (TIMIKA) -  Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) melalui surat  Nomor 010/FKUB/B-MMK/I/2019, Perihal : Pernyataan Sikap FKUB tertanggal 3 Januari 2019 yang ditujukan Kepada Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Provinsi Papua di Jayapura menyatakan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam hal ini Bupati Mimika yang menutup PT Irian Jaya Sehat (IJS) dengan mencabut rekomendasi distributor minuman beralkohol milik perusahaan tersebut pada 31 Juli 2018 lalu.

Isi lengkap dari tersebut sebagai berikut. Dengan hormat, Bersama ini seluruh pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mimika beserta Tokoh Agama di Kabupaten Mimika, menyampaikan kepada Kepala Pengadilan PTUN Propinsi Papua bahwa :

1.   FKUB   Kabupaten    Mimika    mendukung     pencabutan     rekomendasi    penutupan Distributor/stockis  PT. Irian Jaya Sehat, dengan Nomor Surat : 510/545 tertanggal  31 Jull 2018. (Terlampir) oleh Bapak Bupati Mimika.

2.   FKUB mendukung  langkah Pemerintah Kabupaten Mimika agar tidak memberikan  ijin kembali kepada Distributor  yang telah ditutup.

3.   FKUB Kabupaten  Mimika  Menyampaikan  kepada  Bapak  Kepala  Pengadilan  PTUN Propinsi Papua bahwa Distributor  yang sudah di Tutup untuk tidak dibuka kembali.

4.   FKUB meminta  kepada  penegak  Hukum  agar  bertindak  tegas  kepada  pihak  yang dimaksud berdasarkan perdasus yang telah ditetapkan.   Disebabkan adanya perbuatan pengabaian  terhadap  rekomendasi  pencabutan  tersebut  sehingga  pada tanggal  22 Desember 2018, pukul 18.00 WIT Satpol-PP melakukan penyegelan karena pihak yangdimaksud terindikasi melakukan penjualan miras.

Akhirnya FKUB berharap hal ini menjadi perhatian yang serius demi generasi bangsa dan hak hidup  masyarakat  yang Aman,  Damai dan  sejahtera.  Dan untuk  memperkuat   komitmen bersama ini kami  lampirkan  persetujuan  dari  seluruh  pengurus  FKUB dan Tokoh  Agama seperti terlampir.

Surat ini ditandatangani oleh Ketua FKUB Kabupaten Mimika Drs Iganatius Adii, MPd dan Sekretaris FKUB, Pdt. Dr Jeffrey C. Hutagalung, M.Th, Mpd serta Pengurus FKUB dan Tokoh Agama seperti Pdt. Donald E.S. Salima, STh, SE (Wakil Ketua I), Ust. H. Abdul Mutalib, SPd (Wakil Ketua II), Syarief Achmad Lacoro, SKom (Sekretaris I), I Made Sudiarta (Bendahara), Pdt. Lewi Sawor, STh, MMis (Bidang Advokasi dan Program), Paulus Weti, SAg (Anggota), Pdt Moses Lokbere, STh (Anggota), Sutanto (Bidang Sosialiasi dan Program), Pdt. Septinus Wanma, STh (Bidang Pemb Iman dan Spiritual), Pdt. Elihut Sawaki (Anggota), Pdt. Alfons Yosua Nussy (Bidang Kajian dan Kelayakan Pemb Rumah Ibadah), H. Juma Aziz (Anggota) dan Lucas Hagabai (Anggota).

Tembusan dari surat ini dikirim kepada Gubernur Papua, Kapolda Papua, Pangdam Cenderasih Papua, Ketua DPRP Papua, Ketua MRP, Ketua FKUB Provinsi Papua, Bupati Mimika, Ketua DPRD Mimika, Kapolres Mimika dan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mimika. 
Satpol PP sita Miras PT IJS.(Foto-Istimewa)
Satpol PP Segel Kios Miras IJS 

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mimika pada Sabtu, 22 Desember 2018 lalu bertindak tegas melakukan penyegelan terhadap salah satu kios milik PT IJS di Jalan Sam Ratulangi Timika karena kedapatan menjual minuman beralkohol padahal rekomendasi penjualan dari PT IJS telah dicabut Bupati Mimika pada tanggal 31 Juli 2018.

Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Mimika, Willem Naa kepada Salam Papua Kamis (3/1) mengatakan kios tersebut kedapatan menjual minuman beralkohol saat Satpol PP melakukan razia terhadap tempat hiburan malam dan tempat penjualan miras berkaitan dengan instruksi Bupati Mimika untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam masyarakat saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2019.

Willem menjelaskan, kios tersebut seharusnya tidak boleh menjual miras karena rekomendasi penjualan dari PT IJS telah dicabut. Dengan demikian maka penjualan tersebut tergolong ilegal.

Dari kios tersebut, Satpol PP menyita ratusan botol miras berbagai merek dan akan digunakan sebagai barang bukti dalam proses hukum selanjutnya. Rencananya Satpol PP akan melakukan proses hukum terhadap pemilik dari miras tersebut. (Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment