HUT Ke-23, Ikabhamas dan PK 2 TNI Hibur Masyarakat Timika

Bagikan Bagikan
Foto bersama anggota Ikabhamas dan PK 2 TNI disela acara panggung hiburan. (Foto-Saldi)

SAPA (TIMIKA) - Ikatan Keluarga Bhayangkara Emas (Ikabhamas) bersama Prajurit Karir (PK) 2 TNI menggelar panggung hiburan guna memperingati hari ulang tahun (HUT) mereka yang ke 23 tahun. Acara panggung hiburan yang digelar di lapangan Timika Indah pada Sabtu (12/1) malam ini, dimeriahkan dengan peragaan baris berbaris polisi kecil (Pocil) serta pertunjukan DJ dan orkes dangdut.

Pada kesempatan itu, AKP Frits J. Erari selaku ketua panitia menjelaskan bahwa, Ikabhamas dan PK 2 TNI merupakan anggota TNI-Polri yang ketika itu masih tergabung dalam satu institusi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) yang kini adalah TNI. Ratusan anggota Ikabhamas dan PK 2 TNI pada waktu itu, ditugaskan saat pembentukan Kabupaten Mimika tahun 1996 silam. Dimana pada saat itu juga merupakan HUT Polri (Hari Bhayangkara 1 Juli) yang ke-50 tahun.

“Waktu itu HUT emas Polri, maka saat itu prajurit yang ada merupakan prajurit emas. Kami (Bersama PK 2 TNI) ditugaskan datang ke Timika melalui dua gelombang yang di angkut dengan KRI Teluk Bayur dan Teluk Cenderawasih dari Jayapura. Jadi kami kurang lebih tiga ratusan ini (adalah) satu keluarga dan saudara,” ujarnya.

Oleh karenanya, untuk memperingati momen itu, anggota Ikabhamas dan PK 2 TNI mempersembahkan hiburan agar dapat di nikmati bersama masyarakat kota Timika.   

“Malam ini kita semua senang-senang atas persembahan anggota. Kita harus cairkan kepenatan selama ini,” ujarnya sembari mengajak masyarakat yang hadir untuk menikmati kemeriahan acara panggung hiburan tersebut.

Selanjutnya, pada kesempatan itu juga Wakapolres Mimika, Kompol I Nyoman Punia mengatakan, anggota Ikabhamas dan PK 2 TNI di usia yang ke-23 tahun ini dapat menunjukkan kedewasaan dalam melaksanakan tugas. Sehingga kekompakan sesama prajurit baik TNI maupun Polri harus selalu dapat dipertahankan.

“NKRI harga mati. Semuanya harus selalu solid, dan ini sudah kita tunjukkan bersama, dengan mengatasi beberapa kejadian di Mimika. Dan dengan kekompakan ini, maka diharapkan kedepannya sudah tidak ada lagi perang suku,” ujarnya.

Sementara itu, dari pantauan Salam Papua dalam acara ini, terlihat antusias masyarakat yang ikut hadir menikmati hiburan hingga larut malam. Dimana acara ini berakhir tepat pukul 12 malam dengan situasi aman terkendali. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment