LPSDK Enam Calon DPD Asal Papua Nihil

Bagikan Bagikan
Komisioner KPU Papua Tarwinto.(Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua menerbitkan hasil laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK) dari 14 calon dewan perwakilan daerah (DPD) pemilihan Papua.

"Dari 14 calon DPD atau perseorangan itu, enam di antaranya nihil, atau tidak ada nominal sumbangan dana," kata Komisioner KPU Papua Tarwinto di Kota Jayapura, Minggu (6/1).

Menurut dia, LPSDK keenam calon DPD itu adalah Charles SP Suebu, Davis Kambuaya, Dayana, Habelino Sawaki, Lalita dan Pendeta Ruben Uamang.

"Jadi, dilaporkan dalam LPDSK itu tidak ada sumbangan dana. Dari keenam calon DPD ini, dua diantara berasal dari luar Papua," katanya.

Sementara delapan calon DPD lainnya yang ada nominal LPSDK, lanjut Tarwinto, adalah Hasbi Suaib, Helina Murib, Otopianus P Tebai, Paulus Yohanes Sumino, Wilhelmus Rollo, Yohanis D Reda, Yohannes Fajar I Kambon, dan Yorrys Raweyai.

"Nominal LPSDK terbanyak adalah Yorrys Raweyai senilai Rp852 juta dan terendah adalah Helina Murib senilai Rp900 ribu," katanya.

Ketika disinggung soal siapakah pemilik harta kekayaan terbanyak yang dimiliki oleh 14 calon DPD daerah pemilihan Papua, Tarwinto mengaku hal itu bukan kewenangan KPU.

"Kalau laporan harta kekayaan hanya di KPK, bukan di KPU," katanya menjawab pertanyaan siapakah yang memiliki harta terbanyak diantara 14 calon DPD atau perseorangan itu. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment