Pemilih Lapas Masih Tahap Pemutakhiran DPK dan DPTB

Bagikan Bagikan
Foto bersama KPU Mimika dan Kalapas Kelas II B Timika. (Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika, Jumat (25/01) mengunjungi Lapas Kelas II B Timika untuk meminta izin melakukan pendataan jumlah Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb) warga binaan yang belum masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Pada kesempatan itu, Kasubag Program dan Data KPU Mimika, Irmayani mengatakan, pemilih di Lapas selalu bersifat dinamis lantaran penghuni didalamnya selalu mengalami perubahan. Dimana terdapat warga binaan yang pindah maupun habis masa pembinaan atau kemasukan warga baru.

“Kami terus mencermati. Ini langsung perintah dari KPU RI, Kemendagri pun meminta data. Nanti dilihat, kalau memang warga lapas belum terdaftar tapi punya KTP elektronik Timika, kita masukkan dalam DPK. Kalau warga itu dari luar pindah kesini dan sudah terdaftar di DPT, kita masukkan dalam DPTb,” ujarnya ketika ditemui Salam Papua usai mengunjungi Lapas Kelas II B Timika.

“DPK dibatasi pendaftarannya sejak 16 Januari sampai 10 April 2019. Sedangkan untuk DPTB sejak 6 Desember 2018 sampai 15 Februari 2019. Jadi simpelnya DPK adalah pemilih yang belum terdaftar sama sekali dalam pemilih, dan DPTb adalah pemilih pindahan yang sebenarnya sudah terdaftar di daerah lain,” jelasnya menambahkan.

Sebelumnya, kata Irmayani, jumlah pemilih di Lapas Timika yang terdaftar ada sebanyak 193 pemilih, perempuan berjumlah 14 orang dan laki-laki 179 orang. Kendati demikian, KPU memastikan lagi jumlah tersebut agar semua warga bisa menggunakan hak pilih termasuk mereka warga binaan Lapas. Di mana, KPU akan menyediakan satu TPS didalam area Lapas.

Sementara itu Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II B Timika, Marojahan Doloksaribu mengapersiasi langkah KPU yang melakukan pendataan warga binaan untuk menyalurkan hak pilihnya pada pemilu.

Dikatakan Marojahan, untuk saat ini total warga binaan pada Lapas Timika ada sebanyak 281 orang, perempuan 13 orang dan laki-laki 268. Untuk itu, pihaknya menyatakan siap mendukung upaya KPU untuk menyukseskan pesta demokrasi.

“Pilkada lalu tidak ada yang golput. Dan kami pastikan untuk pilpres dan pileg ini juga tidak ada. Semuanya menggunakan hak pilih,” katanya.

Menyikapi kunjungan KPU, Lapas Timika akan melakukan pendataan warga binaan baik yang masuk dalam DPT, DPK dan DPTb, sehingga untuk jumlahnya saat ini belum diperoleh. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment