Perbasi Mimika Matangkan Persiapan dan Kukuhkan Atlet Basket Kejurda

Bagikan Bagikan
Foto bersama pengurus Perbasi Mimika bersama atlet dan panitia kejurda. (Foto-Istimewa)

SAPA (TIMIKA) - Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Mimika tengah mematangkan persiapan untuk menghadapi kejuaran daerah (Kejurda) Bola Bakset Provinsi Papua yang akan dihelat mulai 20-27 Januari 2019.

Perbasi Mimika selaku tuan rumah kejuaraan basket terbesar di Papua itu, telah melakukan seleksi dan mengukuhkan tim putra atlet bola basket yang terdiri atas 12 pemain 5 on 5 dan lima pemain 3 x 3.

Adapun surat keputusan (SK) Perbasi Mimika Nomor 002 tahun 2018 tertanggal 3 Januari 2018, mengukuhkan 12 pemain 5on5 atas nama Rhesa Saputra Butar Butar, Benne Dannie N. Yoku, Achmad Jufri Abdu, Herold Richard Waroy, Fransisko Karwaw. Kemudian Faskalius Songgonau, Octovianus Way, Fernando, Nazareth Vicky Rumainum, Joshua Ricky Kladith, Imanuel Onawame, dan Michael Gonzales Saiya.

Selanjutnya, lima pemain 3x3 atas nama Cartenz Palasindu Bangun, Jimmy Barend Yarangga, Rick Williams Patrick Nuboba, Dominikus Fenethruma, dan Videl Claus Deikme.

Pelatih tim basket Mimika, Stev Wiliam Giay memastikan persiapan timnya kini sudah cukup matang, mengingat proses seleksi pemain telah berlangsung sejak November hingga pengukuhan pemain yang terpilih pada 3 Januari.

"Jadi materi pemain saya rasa sudah siap. Untuk hal-hal lain menunggu arahan dari ketua Perbasi. Kita sementara fokus untuk TC (training center) para pemain yang sedang berjalan," kata Wiliam di Timika, Minggu (6/1).

Menurut William, pihaknya tentu saja menyeleksi para pemain dengan kriteria tertentu, utamanya dalam penilaian menyangkut skill individu dan kerjasama tim.

"Kita cenderung melihat pemain yang benar-benar mampu bekerja dengan tim. Sejauh ini kami melihat sudah mulai kompak, masing-masing pemain sudah menemukan kemistrinya dengan pemain lain. Tinggal kita matangkan saja hingga hari H tanggal 21 Januari," katanya.

Perbasi Mimika selaku tuan rumah memastikan akan menampilkan yang terbaik dalam ajang pencarian atlet PON XX tahun 2020 tersebut, dan menarget dapat menempatkan pemainnya sebagai atlet PON mewakili Papua.

"Kita sebagai tuan rumah untuk kejurda dan juga PON tentu saja memiliki peluang yang besar. Masih ada satu tahun menuju PON, kita masih bisa jauh lebih baik nanti," pungkas Wiliam. (Humas Perbasi)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment