Air di Mimika Banyak Mengandung Bakteri Escherichia Coli

Bagikan Bagikan
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Limi Mokodompit. (Foto-Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) - Kualitas air di Kabupaten Mimika khususnya dalam wilayah kota Timika banyak mengandung bakteri Escherichia Coli (E. coli). Namun, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika memastikan bahwa kandungan E. coli masih dalam ambang toleransi.

“Selain kualitas air yang tercemar (Bakteri E. coli), kualitas udara juga terpengaruh,” ungkap Kepala DLH Kabupaten Mimika, Limi Mokodompit saat ditemui awak media beberapa waktu lalu usai menghadiri kegiatan disalah satu hotel dibilangan Jalan Cenderawasih.

Meski demikian, Limi mengatakan tidak ada aktivitas yang tidak mempengaruhi kualitas air sehingga masih bisa dikonsumsi karena masih pada ambang toleransi, baik itu kualitas air maupun kualitas udara belum pada tingkat yang membahayakan manusia.

“Kalau membahayakan, pastinya kitong (Kita) di Timika sudah mati semua kapa (Mungkin), iya toh…,” ujarnya kepada awak media.

Terhadap kualitas air dan udara, DLH dalam kurun waktu tiga bulan sekali selalu melakukan pengecekan dan uji coba kelayakan udara dan dengan pengambilan sampel air.

“Memang air di Timika banyak yang mengandung E. coli, tapi masih dibawah ambang batas dan layak untuk dikonsumsi,” katanya.

Ia mengungkapkan, penyebab banyaknya air di wilayah kota Timika mengandung E. coli karena rata-rata MCK yang bisa disedot isi atau kotorannya dibuang sembarangan. Sehingga, kata Limi, pada tahun ini pihaknya akan membenahi tempat pembuangan akhir (TPA).

“Jika dibenahi TPA-nya maka akan diadakan juga mobil-mobil untuk mengangkut kotoran- kotoran itu. Masih banyak juga yang tidak punya MCK itu, dan banyak yang masih buang di sungai dan kali- kali yang ada. Nah itu salah satu penyebab adanya E.coli,” katanya.

“Perkembangan penduduk di Kabupaten Mimika semakin bertambah dan tentunya akan dipersiapkan hal tersebut,” imbuhnya. (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment