Anak Gunung Tembagapura Pimpin Timnas U-15 ke Iber Cup

Bagikan Bagikan

Eduar Ivakdalam Diminta Masuk Tim Pelatih
Info dari Ki-Ka sbb:
Subagja - Ketua BLiSPI; Raden Isnanta - Deputy 3 Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora; Annisa - Media & Komunikasi; Ray G Manurung - Manager Timnas Pelajar U15; Sahala Pangaribuan - Legal & Kode Etik
SAPA (JAKARTA) – Anak Gunung Tembagapura (AGuTe) Kabupaten Mimika Provinsi Papua, Ray Gutafson Manurung dipilih Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menjadi Manajer Timnas  Pelajar Usia 15 (U-15) yang akan mengikuti Iber Cup 2019 di Estoril, Portugal mulai 1-6 Juli 2019 mendatang.

“Saya dipilih dan mendapat SK langsung dari Kemenpora untuk menjadi Manajer U-15 yang akan bertanding di Iber Cup tahun ini di Portugal. Mungkin saya dipilih karena memenuhi criteria yang ditetapkan Kemenpora bersama Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia atau BLISPI yang dibentuk oleh Kemenpora untuk melakukan seleksi nasional Timnas U-15,” kata Ray ketika dihubungi Salam Papua langsung dari Timika, Rabu (6/2).

“Ini menjadi kebanggaan bagi kita anak-anak gunung dari Papua terpilih menjadi Manajer Timnas U-15. Kepercayaan ini akan saya gunakan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Sebagai Manajer asal Papua, saya sudah langsung menghubungi salah satu anak asli Papua yang juga mantan pemain Persipura dan Timnas Indonesia, Eduard Ivakdalam untuk masuk dalam tim pelatih Timnas U-15,” kata Ray menambahkan.
 
Ray menegaskan, dirinya sebagai manajer tim bersama BLIPSI akan melakukan seleksi Timnas U-15 secara terbuka, professional dan tidak pilih kasih.

“Dari 90 pemain yang terpilih dari hasil Kompetisi Kemenpora tahun 2018 lalu di Bali, kita akan seleksi secara benar, terbuka dan professional, kita tidak mau main-main, titipan dan lain-lain itu tidak ada, sehingga anak-anak dari daerah mana pun, mau anak siapa pun, punya uang atau tidak punya uang, itu bukan masalah. Pemain yang memiliki kualitas terbaik itulah yang akan terpilih masuk dalam daftar 18 pemain Timnas U-15 yang akan berangkat ke Portugal tanggal 1 sampai 6 Juli,” kata Ray.

Ray menjelaskan seleksi yang dilakukan secara terbuka dan professional akan memberikan kesempatan bagi semua anak bangsa bersaing secara kualitas dan sportif untuk lolos ke Timnas U 15. Ada Tim talent scout yang terdiri dari mantan-mantan pemain nasional dan pelatih yang sudah bersertifikasi yang akan terlibat dalam seleksi ini. Kemungkinan Kepala talent scout (head talent scout) adalah Firman Utina.

“Kita juga nanti akan beritahukan kepada orangtua dari semua pemain yang ikut seleksi, supaya para orangtua bekerjasama, jangan ada yang coba-coba untuk melakukan pendekatan, atau kasih uang supaya anaknya dipilih, Kita tidak akan toleransi. Kalau ada orangtua yang seperti itu, maka anaknya akan dipulangkan. Kita sudah komitmen seperti itu. Tim teleskop yang kami pilih, mereka juga menandatangani pakta integritas,  untuk bekerja jujur, tidak menerima hal apa pun dari luar, yang mempengaruhi pemilihan mereka, mereka harus obyektif,” tegas Ray.
  
Ray menambahkan, Timnas U-5 Indonesoa, Ini adalah cikal bakal pembentukan Timnas U-16 dan selanjutnya. Pemilihan Timnas U-15 dilakukan dari Kompetisi Kemenpora tahun 2018 lalu yang diadakan mulai level kabupaten/kota, terus naik ke level provinsi, naik lagi ke level nasional. Juara dari tingkat provinsi ikut pertandingannya di Bali tahun 2018 lalu. Dari seluruh pertandingan itu, dipilihlah 90 pemain yang dirasa terbaik. Dari 90 pemain tersebut dari seluruh provinsi di Indonesia, nanti kita akan pilih 18 pemain terbaik.

“Kita akan buat seleksi, lalu akan laksanakan training centre (pusat pelatihan) dan setelah itu baru kita bertanding ke Portugal,” kata Ray. (Yulius Lopo)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

2 komentar:

  1. mantap, dengan gak pake titipan dan suap semoga prestasi kita makin maju

    ReplyDelete