Bawaslu Papua Tanggapi Serius Surat Klarifikasi PT Adi Perkasa

Bagikan Bagikan
Anggota Bawaslu Papua Ronald Manoach.(Foto-Antara)

SAPA (TIMIKA) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua menanggapi serius surat klarifikasi yang dikeluarkan PT Adi Perkasa kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika terkait kurangnya 1020 surat suara DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Papua.

Anggota Bawaslu Papua, Ronald Manoach mempertanyakan pernyataan dalam surat klarifikasi PT Adi Perkasa. Dimana, sebelumnya pihak percetakan tersebut telah mengaku semua cetakan surat suara yang dikirimkan lengkap sebagaimana berita acara pengiriman.

“Justru itu, bagi Bawaslu ini hal yang serius sehingga harus benar-benar didalami sampai tuntas. Sebenarnya ini bagaimana. Karena mereka sudah memastikan bahwa itu lengkap dan sesuai berita acara saat kami melakukan pengecekan ke sana. Sebenarnya kita mau Bawaslu Mimika mendapatkan salinan ceklist barang yang sampai di Timika. Dari situ kita bisa tahu,” ungkap Ronald ketika dikonfirmasi Salam Papua melalui sambungan telepon di Timika. Jumat (22/2).

“Memang kami mendapat keterangan bahwa surat suara itu lengkap dan belum sampai ke Mimika. Lalu kemudian ada informasi bahwa surat suara itu tertinggal satu koli,” ujarnya.

Ia mengatakan, klarifikasi yang diberikan PT Adi Perkasa kepada pihaknya, selain surat suara sudah lengkap, juga saat pengiriman dilakukan dengan pendampingan aparat dari Mabes Polri.

“Berita acara yang menyatakan itu lengkap juda ada pada kami, berita acara dari KPU juga yang menyatakan kekurangan juga ada sama kami. Sehingga ini harus diperjelas. Ini menandakan bawah ada miss. Kemudian kami juga temukan pernyataan Ketua KPU Provinsi bahwa surat suara itu lengkap dan telah dilakukan pengecekan ke KPU Mimika. jelas ini pernyataan yang kontradiksi,” jelasnya.

Ronald mengatakan Bawaslu Papua akan mendalami kasus tersebut, karena menurut berita acara pengiriman barang dari PT Adi Perkasa, tiap kemasan surat suara per box nya di labeli informasi nama, jenis surat suara, jumlah, nomor box serta cek lish.

“Kita tidak ada kepentingan apapun, tetapi kita ini punya kewajiban untuk memastikan bahwa jangan sampai ada logistic yang bermasalah. Karena apabila jika dikemudian hari itu bermasalah, maka kedepannya kita semua juga dipermasalahkan,” tegasnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment