DPPPA Papua Imbau Partai Berikan Kesempatan Perempuan Berpolitik

Bagikan Bagikan
Kepala Dinas PPPA dan KB Provinsi Papua, Anike Rawar.(Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA) - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (PPPA) dan Keluarga Berencana(KB) Provinsi Papua mengimbau partai-partai politik di wilayahnya untuk memberikan kesempatan kepada perempuan untuk berpolitik sesuai dengan ketentuan kuota 30 persen.

Kepala Dinas PPPA dan KB Provinsi Papua, Anike Rawar, di Jayapura, Kamis (21/2), mengatakan, pemberian porsi atau kesempatan kepada kaum hawa ini menjadi bukti penyetaraan kedudukan dengan laki-laki.

"Hal ini agar dana yang diperuntukan untuk perempuan dan anak bisa diakomodir oleh perempuan yang duduk di kursi legislatif," katanya.

Menurut Anike, meski demikian, partai politik juga harus memperhatikan "bobot dan bibit" para calon dari perempuan agar memiliki nilai jual di mata masyarakat sehingga ketika berhasil menduduki kursi legislatif sesuai dengan yang diharapkan.

"Kami juga mengimbau kepada seluruh perempuan yang akan mengikuti ajang Pileg agar menyiapkan diri untuk meraih suara rakyat sehingga kuota 30 persen di kursi legislatif dapat terpenuhi," ujarnya.

Dia menjelaskan, pihaknya juga berharap kaum perempuan di Papua bisa mempromosikan diri dan memberikan kepercayaan kepada masyarakat.

"Keterwakilan perempuan di kursi legislatif sangat penting sehingga berbagai isu yang terjadi pada perempuan dan anak di lapangan bisa diangkat lewat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)," katanya.

Dia menambahkan ketika perempuan ini menjadi anggota legislatif dapat memperjuangkan hak perempuan dan anak, sehingga keterwakilan kaum hawa di kursi legislatif untuk mencapai kuota 30 persen itu sebuah keharusan. (Antara)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Mantap,kuota perempuan di kursi legislatif pada pemilu-pemilu yang akan datang di harapkan bisa bertambah menjadi 50% agar kelihatan ada Balansnya.

    ReplyDelete