Pemkab Jayawijaya Mulai Langkah Cegah Ancaman Sampah

Bagikan Bagikan
Pejabat Pemkab Jayawijaya saat pencanangan Jumat bersih di Mapolres Jayawijaya.(Foto-Antara)

SAPA (WAMENA) - Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Jayawijaya, Provinsi Papua mulai mengambil langkah mencegah ancaman sampah yang kadang membuat beberapa titik di pusat kota kabupaten menjadi daerah rawan genangan air.

Wakil Bupati(Wabup) Jayawijaya, Marthin Yogobi, di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Kamis (21/2), mengatakan langkah pertama adalah menetapkan Jumat bersih bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat.

"Banyaknya sampah di drainase menjadi ancaman tersendiri kalau sampai tersumbat, sebab pada saat hujan, air akan meluap ke perumahan masyarakat, ke jalan dan menyebabkan masyarakat sendiri yang menjadi korban," katanya.

Usai memimpin apel gabungan dalam rangka hari sampah sedunia yang berlangsung di Mapolres Jayawijaya, Wabup mengatakan, segera disiapkan tempat sampah terpadu di kawasan kota agar mudah dijangkau masyarakat.

Menurut dia, segera dicarikan lagi lokasi tambahan untuk dijadikan tempat pembuangan akhir (TPA) selain yang sudah ada di Distrik Pisugi.

Karena jumlah armada pengangkut sampah di pusat kota yang kurang, ia mengatakan, perlu adanya tambahan armada atau mengoptimalkan yang ada.

Kepala Distrik Wamena Kota, Lince Kogoya mengatakan, jumlah sampah rumah tangga yang diproduksi warga Wamena kota dalam sehari bisa mencapai 30 hingga 40 ton.

Istri Wabup Jayawijaya ini mengimbau masyarakat menjaga kebersihan di Wamena yang merupakan rumah bersama, agar terhindar dari bencana dan penyakit yang disebabkan karena sampah.

"Lembah (kota Wamena yang berada di lembah) ini merupakan rumah kita bersama yang harus dijaga.Memang ada warga yang tidak peduli dengan kebersihan lingkungan, tetapi itu merupakan tugas buat kita untuk memberikan penyadaran," katanya.

40 ton sampah yang dihasilkan dalam sehari ini diambil dari tiga kelurahan yang masuk dalam Distrik Wamena Kota atau pusat ibu kota kabupaten.

"Melalui peraturan baru yaitu Jumat bersih yang dicanangkan Wabup, kami pemerintah distrik maupun kelurahan sampai ke RT/ RW bisa proaktif memperhatikan lingkungan masing-masing," katanya. (Antara)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment