Pertanian di Kampung Mulia Kencana Patut Menjadi Contoh Kampung Lain Dalam Mengatasi Kemiskinan

Bagikan Bagikan
Panen padi.(Foto-Istimewa)
Diskusi Grup Whatsapp ENY tentang Kemiskinan di Papua dan Solusinya (13)

MENGAPA Papua bisa menjadi yang termiskin? Dan apa solusinya? Grup WhatsApp (WA) EME NEME YAUWARE (ENY) di Timika membahasnya dalam diskusi khusus yang digagas oleh Irjen Pol Paulus Waterpauw (mantan Kapolda Papua dan Sumatera Utara) dan Admin Grup ENY, M. Adri Rumbou, S.Sos, M.Si  sejak Minggu, 20 Januari 2018.

Dengan merujuk pada tulisan Redaksional SKH Salam Papua edisi Senin 30 Juli 2018 dengan judul “Provinsi Papua Juara 1 Termiskin Se Indonesia,” yang diposting di Grup WA ENY oleh Irjen Pol Paulus Waterpauw pada Minggu (20/1) pukul 18.54 WIT,  diskusi yang mengangkat tema, “Kemiskinan di Papua dan Solusinya” berjalan hangat. Bertindak sebagai Moderator diskusi ini adalah Prof. Dr. Hironimus Taime, MBA (Pengamat Ekonomi dan Sosial Indonesia).

Berikut ini sejumlah pendapat, masukan, kritik dan saran solusi yang disampaikan oleh member Grup WA Eme Neme Yauware yang diterbitkan Salam Papua, edisi ketigabelas.

Memasuki hari kelima, diskusi yang selama ini lebih banyak berupa pendapat, kritik, saran dan solusi, berubah masuk ke fakta di lapangan yang patut dijadikan contoh dalam mengatasi masalah kemiskinan di Papua.

Berawal dari postingan video dan foto dari Samsul Bahri, Kepala Kampung Mulia KencanaDistrik Iwaka, Kabupaten Mimika Papua. Vidio dan foto yang diposting menggambar aktivitas penanaman padi di SP 7 oleh Kelompok Tani Karya M Mandiri. Terlihat secara jelas, anggota kelompok tani sedang melakukan penanaman padi, tidak hanya warga transmigran pendatang dari luar Papua, tapi juga orang asli Papua (OAP).

Menanggapi postingan Samsul tersebut, Adri Rumbou selaku Admin dan juga penggas diskusi ini  mengatakan, Mantap pak kepala kampung. Terus berkarya untuk memajukan putra asli Papua.

Mandov juga menanggapi. Ini harus menjadi contoh dan teladan bagi orang lain.  Kalau bukan sekarang kapan lagi,  kalau bukan kita siapa lagi. Selagi masih ada waktu tak henti2nya melakukan pembinaan. pa desa maju terus.

Evan juga ikut menanggapi.  Mantap pak kepala kampung. Terus berkarya untuk memajukan putra asli Papua.
Gerson Imbir.(Foto-Dok-Sapa)

Gerson Imbir yang juga anggota DPRD Mimika menanggapi.  Kampung Mulia Kencana memang patut di jadikan contoh bagi kampung lain.  Kepala kampung paling top . Kepala kampungnya memang mengerti betul apa yang dialami dan dibutuhkan masyarakat di sana. program-program yang dilakukan menggunakan dana desa cukup tepat sasaran.

Demianus Katiop mewakili Pemkab Mimika memberi tanggapan. Pemerintah Kab. Mimika beri Apresiasi Terhadap  Tugas yg mulia, untuk Kepala Kampung Mulia Kencana dn Jajarannya termasuk Kelompok Tani .  Untuk Momentum Tanam Padi , Hari Ini , 28 Januari 2019  dievaluasi untuk bahan masukan dan Usulan  kpada Bp Bupati Mimika.  Seyogianya  Agar diberikan Awards /Penganugrahan,  Kampung Terbaik Se Kabupaten Mimika, Bidang Pertanian , Sebagai Penguat Ekonomi Rakyat,   SEMOGA .. bx. DK.

Adri Rumbou menanggapi postingan Demianus Katiop.  Sekedar Informasi Tambahan : Prestasi ini merupakan wujud kerja sama antara : Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pertanian; 2. Kodim 1710 Mimika; 3. Polres Mimika.  Dinas ……… Penyuluh, Babinsa dan Poldes secara langsung melakukan pembinaan di lapangan. Kita berharap ini dapat dijadikan model untuk pengembangan pertanian pada titik berikutnya Salam Eme Neme Yauware.
Samsul Bahri(Foto-Yol)

Samsul Bahri kemudian masuk memperkenalkan diri sekaligus memberi tanggapan.   Saya perkenalkan diri, nama Samsul Bahri, Jabatan : Kepala Kampung Mulia Kencana, SP7. Saya berteima kasih telah di terima dlm Group ENY, atas ajakan Bpk. Adri Rimbou. Dalam 2 hari ini saya menyimak perkembsngan diskusi seputar kemiskinan dan solusinya. Mengikuti diskusi yang berkembang nampaknya tidak semua saya sepakat. Saya perlu menjelaskan bahwa di kampung kami Mulia Kencana tidak semua hal yang diskusi itu BENAR. Karna masyarakat bisa membuktikan hasil kerja nyata sebsgaimana vidio yang telah saya kirim lewat group ini.

Dengan tidak sengaja saya bertemu dgn admin group Bpk Adri Rumbou uutuk menyaksikan yang telah dikerjakan oleh masyarakat. Utk itu kami masyarakat menyarankan : 1. Agar pemerintah Daerah dapat memberikan bimbingan & arahan. 2. Memberikan modal kerja. 3. Membuka akses pasar. 4. Memberikan rangsangan insentif kepada PPL, dimana PPL sendiri mempraktekan besama2 dengan masyarakat.

Terima ksh kepada Kadistabun yang selama ini, sudah mendampingi dan membina petani dengan penuh kesabaran yang disertai didikasi yang tinggi.

Adri Rumbou menanggapi postingan Samsul. Terima kasih Pak Kepala Kampung. Saya sungguh terharu ketika menyaksikan kemarin Pak Kepala Kampung mendokumentasikan peristiwa ini. Terima kasih juga buat Pak Babinsa, Serma Tori Suwandi dari Kodim 1710 Mimika.

Adri menambahkan. Dana Desa dimanfaatkan untuk MASYARAKAT TIDAK MAMPU. Kampung Mulia Kencana. Pemasang Listrik.
Yohannes Baransano.(Foto-Istimewa)

Yohannes Baransaso ikut memberi tanggapan. Berbicara soal kemiskinan di Papua ada seorang ibu rumah tangga orang asli Papua OAP pernah berdiskusi dengan saya. Dia katakan bahwa Pemerintah Pusat  sudah kucurkan anggaran yang sangat besar untuk membangun Papua tetapi dana yang besar itu tidak digunakan dengan baik oleh orang Papua sendiri maupun non Papua untuk membangun daerah dan masyarakat tetapi sebagian besar anggaran hanya di habiskan untuk kepentingan pribadi untuk berfoya foya. (Yulius Lopo/Bersambung)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment