58 Koperasi Biak Dibekukan Izin Operasionalnya

Bagikan Bagikan
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Biak Abdul Manan.(Foto-Antara)

SAPA (BIAK) - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Biak Numfor, Papua, telah membekukan izin operasional 58 koperasi yang tidak beraktivitas melayani kebutuhan anggota.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Biak Abdul Manan di Biak, Rabu (6/3), mengatakan penyebab utama dilakukan pembekuan koperasi itu, salah satunya tidak pernah menggelar rapat anggota tahunan selama tiga tahun berturut-turut.

"Faktor lain puluhan koperasi di Biak tidak aktif karena vakum kegiatan serta tidak ada pergantian kepengurusan," kata Kadis Koperasi Abdul Manan menanggapi pembekuan izin koperasi.

Abdul Manan mengimbau kepada gerakan koperasi untuk segera melaksanakan RAT (Rapat Anggota Tahunan) sesuai ketentuan setiap tahun.

Maksimal selama batas waktu tiga bulan setelah tutup buku, maka koperasi wajib menggelar RAT sampai akhir Maret 2019.

"Kami harapkan gerakan koperasi setelah tutup buku 2018 segera menggelar RAT. Ini merupakan amanat Undang-Undang Koperasi RI. Maksimal tiga bulan setelah tutup buku pada 31 Desember 2018 gerakan koperasi wajib melaksanakan RAT,"imbuhnya.

Berdasarkan data dari 58 koperasi yang dibekukan izin operasional di Kabupaten Biak Numfor, terdiri dari koperasi pegawai dikelola instansi pemerintah, koperasi primer dikelola badan swasta, koperasi perseorangan serta koperasi primer lainnya. (Antara)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment