Banyak SD, SMP, SMA/SMK di Mimika Terancam Ditutup

Bagikan Bagikan
Kepala Seksi Kurikulum SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mimika, Manto Ginting.(Foto-Acik)

SAPA (TIMIKA) – Kepala Seksi Kurikulum SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mimika, Manto Ginting  mengatakan banyak sekolah di daerah ini yang terancam ditutup karena jumlah siswa per kelas tidak memenuhi standar minimal 20 orang.

“Sekarang kami belum bisa pastikan berapa jumlahnya. Tapi yang jelas banyak SD, SMP, SMA/SMK yang jumlah siswanya tidak mencapai 20 orang. Sekarang kami sedang mendata dan akan kami tertibkan mulai tahun depan. Sekolah yang betul-betul tidak memenuhi syarat akan ditutup,” kata Manto saat ditemui di Kantor Disdik, SP5, Selasa (12/3).

Manto menjelaskan, berdasarkan Peraturan, pendirian sebuah sekolah harus memiliki minimal jumlah siswa 20 orang per kelas. Jika dikalikan tiga kelas maka jumlah siswa dalam satu sekolah minimal 60 orang.

“Jumlah tersebut dikaitkan dengan akumulasi pelaksanaan ujian nasional. Karena itu, meski sekolah-sekolah terkait telah terakreditasi, tapi jika jumlah siswanya tidak mencapai 20 orang, dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai sub rayon pelaksnaan ujian,” ujarnya.

Ia menambahkan yang juga menjadi syarat pendirian suatu sekolah adalah memiliki sekolah pendukung. Kemudian, letak antara satu sekolah dan sekolah yang lainnya harus berjarak minimal 5 kilo meter.

 “Contohnya sekolah BK dan AF sekarang sudah akreditasi B, tapi mereka tidak bisa jadi sub rayon dan melaksanakan ujian sendiri. Karena itu mereka harus bergabung dengan sekolah lain. Ada sekolah yang saat ini jumlah siswanya hanya tiga orang. Kalau sekolah-sekolah di pedalaman masih kita pahami,” katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment