Belum Diketahui Pasti Dari Mana Pasokan Senjata Terhadap KKB

Bagikan Bagikan
Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf. Muhamad Aidi (foto- Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) - Kepala Penerang Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf.  Muhamad Aidi mengatakan belum bisa memastikan dari mana pasokan senjata  terhadap  kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga Provinsi Papua.

Kapendam menjelaskan sejauh ini senjata  yang digunakan KKB merupakan hasil perampasan dari TNI. Namun ada senjata yang diketahui bukan milik TNI dan diduga merupakan pasokan dari negara lain.

“Kalau kita punya senjata bisa diketahui dari bunyi tembakan. Tapi selama ini ada bunyi tembakan senjata  yang bukan milik perampasan dari TNI atau Polri,” tutur Kapendam Aidi pada saat menjemput 600 prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) pembangunan jalan trans Papua di Pelabuhan Amamapare Timika, Sabtu (9/3).

Menurut Kapendam,  dalam 10 tahun terakhir, beberapa kali penyerangan terhadap pos- pos TNI dan Polri, KKB berhasil merebut senjata dan mengambil amunisi. Diketahui kelompok KKB tersebut adalah  pimpinan Egianus Kogoya  yang memiliki anggota 50-70 orang, mayoritas membawa senjata organic.

Beberapa kali kontak senjata antara TNI dengan KKB, didapat kembali beberapa pucuk senjata yang sebelumnya dirampas KKB.  Tapi juga didapat senjata yang bukan milik TNI dan Polri. Diduga merupakan senjata pasokan dari luar. Senjata tersebut juga merupakan standar militer.

“Bagaimana caranya pasokan senjata tersebut dapat sampai ketangan KKB, masih didalami dan diidentifikasi. Satu hal yang menjadi kendala dalam pengawasan yakni garis pantai di daerah Papua yang begitu banyak dan tergolong luas, sehingga senjata itu bisa masuk dari mana saja. Tapi kita akan cari tahu itu,” tuturnya. (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment