Berharap Adanya Peran Masyarakat Ikut Membina Pecandu Aibon di Mimika

Bagikan Bagikan
Dua anak di Mimika menghirup aroma lem. (Foto-Saldi Hermanto)

SAPA (TIMIKA) - Hingga kini aroma lem Aibon dan lem Fox masih marak dinikmati anak-anak usia sekolah di Kabupaten Mimika. Untuk memberantas itu, perlu peran masyarakat membantu pemerintah dalam memberikan pembinaan kepada mereka para pecandu aroma lem.

“Aibon-aibon di Timika masih banyak, namun untuk berperan dalam memberikan pembinaan kepada anak- anak, bukan saja peran dari Kepolisian (Pemeintah), namun juga bagian dari masyarakat dalam memberikan pembinaan dan membatasi  pengedaran Aibon tersebut,” kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Mimika, Iptu Laurensius Kordiali, saat ditemui awak media diruang kerjanya Kantor Pelayanan Polres Mimika, Jalan Cenderawasih, Senin (18/3).

Menurut Iptu Laurentius Kordiali, lem Aibon atau Fox saat ini masih saja dijual pada tempat-tempat tersembunyi. Oleh karena itu, butuh peran masyarakat untuk membatasi penjual lem itu dengan cara melaporkannya kepada pihak Kepolisian jika melihat ada penjual lem Aibon atau Fox yang bersifat tertutup.

“Banyak anak-anak yang sudah kita amankan dan kita beri pembinaan untuk tidak mengkonsumsi lem Aibon. Tapi setelah kita beri pembinaan bukannya berkurang, malah makin bertambah,” katanya.

“Kita ingatkan kepada para penjual Aibon untuk tidak menjualnya kepada anak-anak, dan harus memilah mana yang pembeli untuk hal baik dan mana yang untuk melakukan hal negatif,” katanya lagi.

Hingga saat ini, kata dia, belum ada regulasi terkait lem yang aromanya dapat memabukkan banyak anak-anak tersebut. Oleh karena itu peran masyarakat terutama pengusaha atau penjual sangat diperlukan untuk memberantas masalah yang merusak genarasi muda ini.  

“Hingga saat ini belum ada regulasi akan lem tersebut, dan lem tersebut merupakan barang legal dan bebas untuk diperjualbelikan. Namun kita berharap  para penjual Aibon tidak membelikan kepada anak- anak untuk mengonsumsinya, dan para pembeli juga harus juga membantu menghilangkan dan membina anak-anak muda ini, karena mereka ini  garda terdepan bangsa ini,” terangnya. (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment