Dinkes Papua Ajak Masyarakat Cegah Penyebaran Nyamuk DBD

Bagikan Bagikan
Kepala Balai Penanggulangan dan Pengendalian AIDS, Tuberkolosis dan Malaria, Dinkes Provinsi Papua dr Beeri Wopari.(Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua mengajak sekaligus mengimbau kepada masyarakat agar mencegah penyebaran nyamuk yang menyebabkan penyakit demam berdarah dengue (DBD) kebersihan lingkungan, baik lingkungan di dalam rumah maupun diluar rumah.

"Kasus DBD ini sangat berkaitan dengan kebersihan dan perilaku dari masyarakat. Jadi kami imbau sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan, baik didalam rumah maupun di luar lingkungan rumah, terutama genangan-genangan air," kata Kepala Balai Penanggulangan dan Pengendalian AIDS, Tuberkolosis dan Malaria (ATM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua dr Beeri Wopari di Jayapura, Kamis.

Beeri mengatakan nyamuk penyebar penyakit DBD ini berkembang biak di genangan-genangan air bersih.

Berbeda dengan nyamuk penyebar penyakit malaria yang berkembang di genangan-genangan air kotor yang terkontaminasi dengan tanah, tetapi DBD ini pada air yang bersih.

Sebagai contoh vas bunga yang memakai air, bak di dalam rumah, tempat penampungan air yang sebenarnya bersih padahal itu berpotensi jadi sarang nyamuk demam berdarah.

"Jadi kita harus menimbun, mengubur kaleng-kaleng bekas, dan juga menguras tempat-tempat penampungan air baik yang ada didalam rumah maupun diluar rumah," katanya.

Tak hanya, vas bunga yang memakai air, harus rajin diganti agar tidak menjadi sarang nyamuk DBD.

Dia menambahkan, bilamana ada masyarakat yang sakit panas hingga tiga hari sebaiknya harus memeriksakan diri karena bisa jadi demam berdarah atau penyakit lainnya. (Antara)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment