Judi King Dianggap Merusak Mental Anak-Anak Mimika

Bagikan Bagikan
Boas Karapea.(Foto-Acik)

SAPA (TIMIKA) -  Ketua RT 14 Kelurahan Kwamki, Boas Karapea mengatakan bahwa, saat ini judi king kian marak diseluruh lorong wilayah kota Mimika. Bahkan, judi king dianggapnya telah menjadi raja yang dapat merusak mental anak-anak di Mimika.

Hal itu diakuinya mengingat wilayah Kwamki Baru banyak bermunculan tempat yang dijadikan sebagai arena judi king. Dari pantauannya, banyak anak-anak yang masih usia sekolah ikut terlibat dalam aktivitas perjudian itu.

“Ini sebetulnya siapa yang harus bertindak? Kasihan anak-anak di Mimika ini, khususnya yang merupakan anak asli tujuh suku. Seharusnya saat malam hari mereka berada dalam rumah untuk belajar, tapi sekarang mereka ikut judi king dan menghabiskan uang,” ungkap Boas Karapea kepada Salam Papua di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Mimika, Selasa (12/4).

Di arena judi king, kata dia, sering terjadi perkelahian yang diakibatkan kehabisan uang. Selain itu, orang dewasa termasuk anak-anak sering ikut bermain sambil meneguk minuman beralkohol yang berujung terjadinya keributan.

Menurut dia, semakin santer terdengar pada setiap arena judi king bahwa aktivitas itu berlangsung aman karena adanya pantauan dari sejumlah oknum aparat keamanan. Ia menduga hal ini ada keterlibatan oknum aparat yang mendukung Bandar judi king.

“Kita juga sering dengar kalau bandarnya di backing (oknum) aparat. Kok bisa begitu? Kalau misalnya itu betul, berarti hancur generasi di Mimika,” katanya.

“Ini sangat buruk bagi mental anak-anak dan jadi faktor kehancuran anak-anak. Di wilayah bandara baru, itu sudah ada arena baru. Meski kami sudah larang, tapi karena kami bukan aparat kepolisian maka larangan kami tidak diindahkan,” katanya lagi.

Terkait hal ini, Ia meminta agar Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto beserta jajaranya dapat menindak tegas dengan menangkap dan memproses hukum para pelaku agar memberikan efek jera. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment