Kabupaten dan Kota Di Papua Usulkan Penerimaan CASN 2018 Dilaksanakan Setelah Pemilu 2019

Bagikan Bagikan

Asisten Bidang Umum Setda Provinsi Papua Elysa Auri memimpin rapat koordinasi Pemrov Papua dan Pemkob-Pemkab dalam rangka penerimaan CASN formasi Umum.(Foto-Antara)
SAPA (JAYAPURA) - Sejumlah kabupaten/kota di Papua mengusulkan untuk menunda penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) formasi umum 2018 hingga pelaksanaan pemilu 2019 selesai.

Wakil Bupati Puncak Pelinus Ballinal, di Jayapura, Jumat (8/3), mengatakan hendaknya penerimaan CASN formasi umum 2018 digelar usai pemilu legislatif dan pemilu presiden, 17 April 2019.

"Kami minta penerimaan dibuka pada Mei setelah pemilu, karena daerah ini rawan konflik sehingga dikhawatirkan pemilihan yang merupakan agenda nasional akan terganggu jika digelar bersamaan waktunya," katanya.

Menurut Pelinus, kabupaten siap menyelenggarakan penerimaan CASN, terkait kuota yang telah ditetapkan 80 persen Orang Asli Papua dan 20 persen non OAP, untuk daerahnya, 20 persen non OAP yang akan diterima hanyalah tenaga kesehatan dan guru.

"Karena kuota masing-masing kabupaten sudah dibagi, maka untuk Kabupaten Puncak, kami tidak menerima pendaftar (OAP) dari kabupaten lain sebab kami prioritaskan untuk putra asli setempat," ujarnya.

Senada dengan Pelinus Ballinal, Sekda Kabupaten Paniai Amaties Tatobo mengatakan kawasan Meepago para bupatinya telah bertemu dan sepakat untuk melaksanakan pendaftaran pada Mei.

"Untuk usulan ini nanti surat laporannya dibuat resmi oleh pimpinan bupati wilayah Meepago yakni Bupati Nabire, Izaias Douw kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dan Kemenpan RB," katanya.

Sementara itu, Asisten Bidang Umum Setda Provinsi Papua Elysa Auri, mengatakan masing-masing sekda yang mengetahui perkembangan di daerahnya masing-masing sehingga rapat ini penting, apalagi jangan sampai penerimaan akan mengganggu pelaksanaan pileg dan pilpres. Jadi ada mekanisme tahapan yang ditentukan sesuai dengan kondisi masing-masing kabupaten/kota.

Sebelumnya dalam rapat bersama 29 kabupaten/kota se-Papua di Aula BKD Provinsi Papua, Kota Jayapura, Papua, Jumat (8/3), Kepala BKD Provinsi Papua, Nicolaus Wenda  mengatakan penerimaan CPNS Formasi 2018 untuk wilayah Provinsi Papua  untuk sementara ditunda karena Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten/kota belum mengisi jabatan yang diperlukan di website SSCN.

Disis lain jelas Nicolaus, terjadi eror pada sistem SSCN BKN. “Penundaan sementara ini sudah menjadi kesepakatan bersama, bupati, Sekda dan BKD kabupaten/kota. Mereka minta untuk penerimaan CPNS  dilakukan setelah Pemilu bulan April mendatang,” jelasnya. 
Terkait dengan penundaan ini Nicolaus mengatakan, BKD Provinsi Papua akan menyampaikan secara tertulis ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB). (Antara)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment