Kabupaten dan Kota Penyelenggara PON XX Diminta Cegah Malaria

Bagikan Bagikan
Kepala Balai Penanggulangan dan Pengendalian AIDS, Tuberkolosis dan Malaria, Dinkes Provinsi Papua dr Beeri Wopari.(Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA) - Pejabat Dinas Kesehatan Provinsi Papua meminta aparat kabupaten dan kota yang menjadi pelaksana PON XX perlu mengambil langkah pencegahan penyakit malaria di daerahnya masing-masing.

Kepala Balai Penanggulangan dan Pengendalian AIDS, Tuberkolosis dan Malaria (ATM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua dr Beeri Wopari di Jayapura, Kamis (14/3), menyebutkan kabupaten/kota yang dimaksud yaitu Kabupaten Jayapura, Keerom, Timika, Biak Numfor, Sarmi dan Kota Jayapura yang selama ini kasus malarianya cukup tinggi.

Terkait dengan pelaksanaan PON XX, daerah-daerah tersebut sudah perhatian pada malaria dan pemerintah daerah sudah mengambil langkah penanganannya.

Sebagai contoh salah satu yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Keerom adalah menyiapkan kader untuk penanganan kasus malaria dan memutuskan rantainya.

Kader ini diajarkan untuk menegakkan diagnosa malaria, melakukan pemeriksaan dengan alat tes cepat malaria di level kampung. Para kader ini juga dilatih untuk bisa memberikan pengobatan anti malaria di tingkat kampung.

"Jadi memang tidak ada kegiatan yang spesifik untuk menghadapi PON XX yang ada adalah kerja bersama," katanya.

Beeri mengatakan, kerja bersama ini perlu menjadi kebijakan dalam pemerintahan masing-masing kabupaten tersebut.

"Kami dari Dinkes Provinsi akan melakukan asistensi kepada teman-teman di masing-masing dinas kesehatan kabupaten/kota," ujar dia. (Antara)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment